Malang (beritajatim.com) – Manajemen Arema FC menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022).
Ratusan Aremania menjadi korban dalam kericuhan Sabtu malam. 125 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
“Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka,” kata Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.
Abdul Haris menuturkan sebagai tindak lanjut, Manajemen Arema FC juga akan membentuk Crisis Center atau Posko Informasi korban untuk menerima laporan dan penanganan korban yang dirawat di rumah sakit.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Arema-fc”]
“Manajemen juga akan membentuk crisis center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit,” ujar Abdul Haris.
Manajemen Arema FC menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban.
“Kepada keluarga korban manajemen Arema FC memohon maaf sebesar besarnya serta siap memberikan santunan. Manajemen siap menerima saran masukan dalam penanganan pasca musibah agar banyak yang diselamatkan,” tandas Abdul Haris. [luc/beq]






