Surabaya (beritajatim.com) – Banyak dari kita suka membawa makanan dari negara kita sendiri saat bepergian. Namun, ketika melebihi jumlah tertentu, tindakan ini dapat dianggap ilegal.
Menurut pernyataan Singapore Food Agency (SFA) dan Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura pada 29 September, seorang pria asal China bernama Wang Liansheng berusaha membawa 226 kg daging ke Singapura.
Konon kejadian ini berlangsung pada Juni 2022 dan SFA serta ICA disiagakan 8 buah bagasi yang berisi produk daging di bandara Changi.
Koper tersebut ditemukan milik Wang Liansheng dan di dalam tas tersebut terdapat 226kg berbagai macam produk daging beku seperti daging ayam, sapi, babi, kambing, dan kelinci dari China.

Produk daging disita oleh pihak berwenang dan kemudian dimusnahkan. Wang didenda sebesar 17.500 dolar Singapura (sekitar Rp187,5 juta) karena mengimpor produk daging secara ilegal ke Singapura.
“Daging dan produknya hanya dapat diimpor dari sumber terakreditasi di negara-negara yang disetujui yang memenuhi standar dan persyaratan keamanan pangan kami,” demikian keterangan SFA.
“Pelanggar yang mengimpor produk daging secara ilegal dari sumber yang tidak disetujui dapat dikenakan denda sebesar 50 ribu dolar Singapura atau Rp762 juta dan/atau penjara hingga dua tahun dan, dalam kasus keyakinan berikutnya, denda tidak melebihi 100 ribu dolar Singapura atau Rp1,5 miliar dan/atau penjara hingga 3 tahun. bertahun-tahun.”
“Jika Anda berencana pergi ke Singapura dan ingin membawa makanan sendiri, Anda mungkin ingin memeriksa apakah Anda melanggar hukum yang berlaku di negara ini,” pungkasnya.
Semenjak kejadian ini diposting di internet, orang-orang mulai memberikan komentar yang beragam.
“Orang itu tidak mau rugi tetapi akhirnya dia rugi luar biasa, dia kehilangan 226kg dan 8 koper.” kata warganet.
“Sepertinya dia akan buat bakso di dalam pesawat, dan pesta barbeque,” tukas yang lain.
“Aku tidak tahu motivasinya, meski penerbangan dari China ke Singapura mungkin cuma 4 jam, tapi bukankah berlebihan membawa daging sebanyak itu?” tutur warganet.
“Baiknya anda menjual daging frozen itu ke sesama penumpang, ku pikir itu lebih baik daripada anda kehilangan 229 daging itu,” pungkas warganet yang lain.






