Surabaya (beritajatim.com) – Dalam hidup, suka dan duka datang silih berganti. Adakalanya hati merasa sangat bahagia ketika cita-cita terkabul atau mendapatkan apa yang diinginkan.
Namun, ada saatnya ketika musibah dan kesusahan datang menghampiri membuat hati menjadi sedih. Untuk menghadapinya, ada doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah SWT.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini doa ketika merasa sedih dan susah yang bisa diamalkan :
1. Doa Mengangkat Kesedihan dan Kekecewaan
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ
Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghits.
Artinya: “Wahai Rabb yang Maha Hidup, wahai Rabb yang Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan.”
2. Doa Mohon Perlindungan dari Kesedihan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.”
3. Doa ketika Mengalami Kesusahan dan Kesedihan
اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ وَاَعْلَمُ مِنَ اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Innama asyku batstsi wa khuzni ilallahi wa a’lamu minallahi ma la ta’lamun.
Artinya: “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.”
4. Doa Rasulullah Saat Menghadapi Kesusahan
Berikut doa menghadapi kesusahan dari Rasulullah yang bisa dilafalkan sebagai doa ketika sedih yang mendalam:
كُنْتَ وَتَكُونُ أَنْتَ حَيٌّ لا تَمُوتُ , تَنَامُ الْعُيُونُ وَتَنْكَدِرُ النُّجُومُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ , لا تَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ
Kunta wa takunu anta hayyun la tamutu tanamul ‘uyunu wa tankadirun nujumu wa anta hayyun qoyyumum la ta’khudzuhu sinatuw wa la naumun ya hayyu ya qoyyumu.
Artinya : “Engkau dulu, kini dan seterusnya hidup dan tidak akan mati. Semua mata tidur dan segala bintang redup, sementara Engkau Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya), dan Engkau tidak mengantuk dan tidak pula tidur, wahai Zat Yang Maha Hidup dan Maha Mengurus (makhluk-Nya).”
5. Doa Pelipur Duka
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
Allaahumma innii ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika, naashiyatii biyadika, maadhin fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qodhoo-uka, as-aluka bikullismin huwalaka, sammayta bihi nafsaka, aw anzaltahu fii kitaabika, aw ‘allamtahu ahadan min kholqika, awis ta’ tsar ta bihi fii ‘ilmil ghoibi ‘indaka, an taj’alal qur-aana robbii’a qolbii, wa nuuro shodrii, wa jalaa-a huznii, wa dzahaaba hammii.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.”
Itulah 5 doa ketika merasa sedih dan susah lengkap dengan tulisan Arab beserta artinya yang bisa diamalkan. Percayalah kepada Allah SWT, sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan. (nap)






