Lamongan (beritajatim.com) – Sekawanan pencuri berhasil membawa kabur sepeda motor di kawasan rumah kos yang berada di jalan Mendalan, Kelurahan Banjarmendalan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Kamis (29/9/2022).
Seorang pelaku sempat terekam kamera pengintai atau CCTV yang terpasang di lokasi kejadian. Dalam rekaman video berdurasi 2 menit 33 detik tersebut, tampak pelaku berhasil membobol kunci kontak 2 unit sepeda motor incaran, lalu membawanya kabur.
Pelaku yang merupakan seorang laki-laki itu terlihat mengenakan kaos merah, memakai celana 3/4 dan bertopi. Ia mengendap-endap masuk ke lorong kos, pada Kamis (29/9/2022), sekitar pukul 03.28 WIB dini hari. Sedangkan, 2 unit kendaraan yang amblas digasak pelaku itu masing-masing adalah Honda Vario S 3228 JAE dan Honda Scoopy nopol M 6208 BU.
Dari keterangan pemilik kos, Abdul Aziz, kejadian tersebut saat penghuni rumah dan kos sedang terlelap tidur. Selain itu, waktu itu kondisi lingkungan juga sudah sangat sepi. “Kami baru tahu kalau ada dua motor yang hilang itu pagi tadi ketika bangun tidur,” ujar Abdul Aziz kepada petugas kepolisian, Kamis (29/9/2022).
Sebelumnya, Aziz menambahkan, pada Kamis pagi itu istrinya sempat mendengar suara yang mencurigakan dari arah lorong depan kamar kos. Namun, ia tidak menduga akan terjadi pencurian tersebut. “Kami lalu mengeceknya melalui rekaman CCTV. Ternyata ada orang yang masuk rumah kos dan mencuri motor milik penghuni kos, yakni Honda Vario dan Scoopy,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”curanmor-lamongan”]
Dalam kesempatan yang sama, salah seorang saksi tetangga pemilik kos, Sito (62) mengaku, pagi itu ia melihat ada 3 orang yang mengendarai motor di depan kos. Hanya saja, Sito tidak menaruh curiga karena mengira ketiganya adalah anak-anak kos. “Saat itu saya sempat melihat ada 3 orang mengendarai motor, tapi saya pikir mereka adalah anak-anak kos,” tandasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, hasil rekaman CCTV di kos itu akan dijadikan petunjuk untuk proses penyelidikan terhadap curanmor (pencurian kendaraan bermotor) tersebut. Kini, lanjut Anton, polisi masih mempelajari rekaman CCTV untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjut.
Lebih jauh, Anton menegaskan, pencurian tersebut diperkirakan dilakukan oleh lebih dari 2 orang. Satu orang bertindak sebagai pemetik dua motor, sedangkan di luar lorong kos ada pelaku lain yang jaga dan bersiap mengendarai motor curian tersebut. “Polisi telah mengembangkan penyelidikan kasus pencurian 2 unit motor itu,” pungkasnya. [riq/suf]






