Malang (beritajatim.com) – Kedua kelompok suporter besar di Indonesia kembali berada satu tribun untuk mendukung tim idola masing-masing. Mereka Aremania dan Viking yang hadir dalam laga Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Mereka sepakat membuka lembaran baru dan melupakan sejumlah insiden negatif beberapa tahun silam. Setidaknya 600 Viking dan Bobotoh hadir ke Stadion Kanjuruhan. Mereka dari Bandung dan sejumlah daerah di Jatim. Viking merasa aman dan nyaman selama di Malang.
“Sebuah momen yang lama tidak terjadi akhirnya kembali terjadi. Mudah-mudahan awalan ini bisa semakin baik ke depannya. Tentu karena niat baik datangnya, Insya Allah hasilnya juga baik. Jadi kita datang dengan awal yang baik jadi kami tidak was-was,” kata perwakilan Viking, Tobias Ginanjar.
Bahkan rombongan Viking dan Bobotoh ini disambut dan dikawal oleh Polisi dan Aremania sejak memasuki wilayah Malang hingga Stadion Kanjuruhan, Malang. Sebelum masuk ke dalam stadion, sebagai simbol persahabatan Aremania memberikan makanan dan minuman kepada Viking dan Bobotoh.
“Allhamdulilah semua sangat memfasilitasi kedatangan kami, mulai Kapolres Malang, Kapolresta Malang Kota, panpel dan tentunya teman-teman Aremania dan hasilnya kita bisa menonton langsung di Kanjuruhan,” imbuh Tobias.
[berita-terkait number=”5″ tag=”aremania”]
Atas kebaikan Aremania kepada Viking selama di Malang. Mereka berjanji akan memperlakukan dengan baik pula pada Aremania yang akan tandang ke Bandung pada putaran kedua Liga 1 mendatang. “Ya semoga ini terus baik dan ke depannya terus baik dan dilancarkan. Tentunya setelah kita disambut cukup baik disini kita akan membalas kebaikan demi kebaikan ini di Bandung nanti,” tandasnya.
Sebagai informasi pasca pertandingan muncul sejumlah postingan video provokasi insiden ricuh oknum Aremania dan rombongan Viking. Pantauan Beritajatim di lokasi pada Minggu malam insiden kecil itu terjadi di sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang.
Insiden kecil itu berlangsung singkat. Karena polisi dan Aremania lainnya langsung berusaha menghalau segelintir oknum Aremania yang melakukan provokasi. Sebab, sebagian besar Aremania banyak yang menyambut kehadiran Viking dan Bobotoh di Malang.
Setelah itu, rombongan Viking dan Bobotoh melanjutkan perjalanan pulang dengan pengawalan polisi dan Aremania hingga menuju pintu tol Singosari. (luc/kun)






