Surabaya (beritajatim.com) – Beralih profesi menjadi wirausahawan di tengah pandemi tengah digandrungi masyarakat terutama kaum muda. Sektor usaha terus mengalami peningkatan pasca pandemi Covid-19 di 2022 ini.
Hal ini ditangkap sebagai peluang, terutama oleh para pelaku usaha waralaba. Mereka kembali agresif menggaet mitra untuk mengembangkan jaringannya di berbagai daerah.
“Hal itulah yang mendorong kami untuk kembali menggelar pameran Franchise & Peluang Usaha IFBC 2022 ini di Surabaya. Sebelumnya kegiatan serupa kami gelar terakhir di tahun 2019 lalu,” kata Public Relations PT Neo Expo Promosindo, Fredy Ferdianto.
Dalam kegiatan bertaraf nasional tersebut, Neo Expo menghadirkan 60 merek waralaba. Dari jumlah tersebut, menurut Fredy, 60 persen merek produk makanan dan minuman. Kemudian 10 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan 30 persen campuran antara retail, teknologi, pendidikan dan jasa.
“Dalam event kali ini kami mentargetkan bisa mendorong peningkatan jumlah wirausaha di berbagai sektor di seluruh Indonesia. Karena angka pertumbuhan kewirausahaan di Indonesia relatif rendah dibanding negara tetangga yang stagnan di 3,47 persen,” beber Fredy.
Di antara waralaba yang hadir, tampak Alfamart dari sektor retail dan Erafone untuk retail gawai. Doni Wiriyawan, Franchise Regional Manager Region 3 Alfamart, mengatakan, bisnis waralaba minimarket di Indonesia masih mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Dari sejumlah roadshow pameran waralaba (Info Franchise Business Concept) yang diikuti oleh Alfamart, responsnya luar biasa,” kata Doni.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Surabaya”]
Lebih lanjut Doni menyebutkan, pameran di Surabaya ini adalah kota ke-4 setelah Jakarta, Tangerang Selatan, dan Semarang. Pameran sebelumnya target mereka tercapai.
“Kami optimistis warga Surabaya juga memiliki daya beli yang bagus seperti 3 kota besar tersebut,” ujar Doni.
Wilayah jangkauan Alfamart Branch Sidoarjo, mencakup Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep), Kabupaten Mojokerto, Provinsi NTT, hingga Provinsi Papua Barat.
“Untuk pameran di Surabaya, kami ditargetkan ada 100 titik ulok (usulan lokasi) toko franchise dan 10 di antaranya menjadi gerai Alfamart,” beber Doni.
Jumlah toko Alfamart secara nasional per 31 Agustus 2022 tercatat 17.363 dan 26 persen di antaranya (4.495 toko) dengan skema franchise, sedangkan 12.868 di antaranya adalah toko reguler.
Sedangkan jumlah toko Alfamart di wilayah Branch Sidoarjo 735 toko dan 144 toko (19,6 persen) di antaranya dengan skema franchise.
Selain Alfamart dan Erafone, tampak brand waralaba lainnya seperti Utomodeck Metal Works (retail atap baja dan solar panel). Retail air minum isi ulang higinis yaitu Air Minum Biru, dan Go Flow Air Minum. Dari sektor properti tampak Tanrise Property.
Sedangkan kuliner tampil Kebab Turki Babarafi, Burger Bangor, Es Teler 77, Pide Turkish Pizza, Menantea, Ngikan, Nyapii, Ayam Gepuk Pak Gembus, Ramen Level Up, Ayam Rempah Paha Dada, C’Bezt Fried Chicken, SS Fried Chicken, Yasaka Fried Chicken, Junior Fried Chicken, Oppa Corndog, Bakso Kampunqu, Container Kebab, Istambul Kebab, K-Somsa Cotton Candy, Cireng Cipok, Bakso Rusuk loss, Bakmi Naga Resto, Temu Kamu Coffee & Eatery, Chocochiz, Meenum, Es Teler Kapten, Minum Es Indonesia, Jump Start Coffee, dan Bobabel Bobadrink.
Bisnis pendidikan, tampil brand waralaba dari Ohayo Drawing School, Mapi Baca Tulis, Dcuble Decker English & Public Speaking, Xile Mandarin, Gakko Digital Art & Animation, Sugaku Sempoa & Math, Rhino The Creator Coding & Arciitecture ‘ for kids, Jos Clay, Sunny Glow Montessori, Milkyway Modern Montessori. [way/beq]







