Surabaya (beritajatim.com) – Festival Tengah Musim Gugur atau Mid-Autumn Festival tahun ini jatuh pada tanggal 10 Sepember 2022. Festival tengah musim gugur merupakan perayaan terbesar kedua bagi masyarakat Cina beragama Khonghucu, setelah tahun baru Imlek. Perayaan ini juga disebut sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival.
Momen festival ini dirayakan oleh masyarakat Cina untuk pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga. Biasanya festival ini dirayakan dengan memakan kue bulan, dan seluruh keluarga berkumpul bersama untuk makan malam (Ko Ciat).
Sejarah Mid-Autumn Festival atau Moonlight Festival
Lebih dari 3000 tahun yang lalu, Festival Pertengahan Musim Gugur digunakan oleh para raja Dinasti Zhou (1045-221 SM) untuk bersembahyang kepada bulan. Tujuannya untuk berterima kasih atas hasil panen dan meminta hasil panen yang melimpah untuk tahun kedepannya. Lambat-laun, festival ini menjadi semakin populer di kalangan para petinggi, kemudian mulai dirayakan oleh rakyat.
Tanggal Festival Pertengahan Musim Gugur berubah setiap tahun. Festival Pertengahan Musim Gugur jatuh pada hari ke-15 bulan ke-8 kalendar lunar atau dalam kalender Gregorian pada akhir bulan September atau awal Oktober.
Ditetapkan sebagai Hari libur nasional
Moonlight Festival merupakan hari libur nasional terbesar bagi masyarakat Cina setelah Tahun Baru Imlek. Biasanya ditetapkan selama 3 hari libur.
Dikaitkan dengan bulan
Mid-Autumn Festival digelar pada hari bulan purnama. Hal ini menjadi alasan bahwa nama lain festival ini adalah Moonlight Festival. Sehingga, semua kegiatan perayaan dikaitkan dengan bulan, seperti menghargai bulan, menyembah bulan, berdoa ke bulan untuk keberuntungan hingga hari pernikahan yang baik.
Kue bulan menjadi bagian penting
Kue bulan adalah sebuah tradisi yang ditambahkan pada Dinasti Yuan (1271-1368). Selama festival, masyarakat akan makan kue bulan sambil menghargai bulan. Namun, memakan kue bulan bukanlah pokok dari festival ini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”festival”]
Inti dari perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur adalah untuk berterima kasih dan membangun hubungan yang baik dengan keluarga. Tak jarang mereka saling berkirim kue bulan ke kerabat, teman, kolega, guru, dan lainnya sebagai hadiah.
Dirayakan Beberapa Negara Asia seperti Jepang, Vietnam dan Korea
Di Hong Kong dan beberapa negara Asia lainnya, perayaan kue bulan diperingati dengan cara menyalakan lentera yang diterbangkan. Orang Jepang turut merayakan dengan cara tsukimi atau melihat bulan.
Bila di Korea dilakukan untuk menghormati arwah leluhur, perayaan kue bulan di Vietnam lebih terfokus kepada anak-anak yang dianggap masih lugu dan punya koneksi kuat dengan alam.
Sementara di Taiwan dan Filipina dianggap sebagai momen tepat untuk berkumpul bersama keluarga dengan bertukar kado, saling memberikan kue bulan kepada keluarga atau tetangga, makan malam bersama, dan sebagainya. (eve/ian)






