Madiun (beritajatim.com) – Ratusan los dan puluhan kios Pasar Dungus yang terletak di Kelurahan/ Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun ludes.
Api yang membakar dan entah dari mana munculnya itu berhasil dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. Totalnya 5 unit pemadam kebakaran. Api dijinakkan sekitar 2,5 jam kemudian.
Mayoritas pedagang belum membuka lapak bagi yang lokasi jualannya tak terdampak kebakaran. Sementara, pedagang yang terdampak total 296 pedagang masih mencoba mengais puing-puing kebakaran. Di beberapa titik, petugas bersiaga karena diduga masih ada titik api yang membahayakan siapa saja yang masuk ke lokasi.
Kebakaran Pasar Dungus itu membuat pedagang terpukul dan nelangsa. Selain tak bisa bekerja, mereka pun kehilangan barang dagangan bahkan, sebagian ada yang kehilangan uang hasil jualan yang sebagian ada yang menyimpannya di pasar. Diduga kerugiannya menyentuh angka puluhan miliar rupiah.
“Kami sementara gak gelar dagangan dulu. Ada yang barangnya dibawa ke rumah dan jualan di rumah. Tapi ini belum jualan saya,” kata Aziz salh satu pedagang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasar-dungus”]
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, sementara diduga api berasal dari korsleting arus listrik di salah satu los dan menjalar ke los dan kios yang lain.
Diwartakan sebelumnya, Sejumlah los dan kios di Pasar Dungus, Kelurahan/ Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (4/9/2022) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kebakaran itu membuat sejumlah pedagang pasrah dengan keadaan lantaran mereka tak bisa menyelamatkan barang dagangan bagi yang lokasi jualannya sudah dilalap api. (fiq/ted)






