Malang (beritajatim.com) – Suasana tim Arema sedang hangat. Aremania, pasca Arema FC dikalahkan Persija Jakarta, meminta Pelatih Eduardo Almeida dipecat. Singo Edan menyerah dengan skor 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Minggu (28/8/2022).
Menyikapi suasana seperti itu, Eduardo mengatakan, selama pemain masih percaya, dia akan tetap bersama Arema. Dia memastikan pasca kekalahan ini dirinya tetap akan bekerja memperbaiki tim.
“Saya akan kerja tiap hari, silakan tekan saya, tapi jika saya percaya pemain dan pemain percaya saya maka saya akan terus bekerja profesional tiap hari untuk tim ini,” kata Eduardo.
Pelatih asal Portugal itu menyadari bahwa tekanan dari suporter dan media pada dirinya cukup besar. Bahkan di setiap pertandingan selalu dibayang-bayangi tagar ‘Almeida Out’ jika meraih hasil buruk.
“Saya tahu bagaimana supporter dan media menekan saya ingin agar Almeida keluar (mundur). Tapi pemain masih percaya saya dan saya masih percaya pemain dan karena ini saya tidak akan mundur,” ujar Eduardo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema”]
Eduardo sendiri mengaku semua tim bersedih atas kekalahan ini. Apalagi kekalahan ini menjadi yang pertama dialami Singo Edan sejak 19 tahun atas Macan Kemayoran.
“Kami sedih pemain saya sedih tapi mereka sudah melakukan yang terbaik. Tentu saya tidak senang dengan hasil ini tapi saya bangga apa yang sudah ditunjukkan oleh pemain pada laga tadi,” tandas Eduardo. [luc/but]






