Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 326 orang pelari mengikuti Jember Running Festival, sebuah festival lari maraton di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (21/8/2022) pagi. Sebagian peserta dari luar negeri.
Selain pelari dalam negeri, festival yang diselenggarakan Asia Trail Master dan Mahameru ini diikuti pelari dari Malaysia, Jepang, Denmark, Belgia, Thailand dan memperebutkan total hadiah Rp 110 juta. Mereka menjadi bagian dari 39 orang pelari yang mengikuti kelas ultra marathon, yang menempuh jarak 70 kilometer mulai dari puncak Rembangan menuju Tancak, mengelilingi lereng selatan pegunungan Argopuro sampai garis akhir di alun-alun Jember.
Sementara pelari dalam negeri sebagian besar memilih mengikuti kategori Kids 1 KM (22 pelari), Kids 5 KM (37 pelari), 10 KM (150 pelari), 21 KM (38 pelari), dan 42 KM (40 pelari). Rute lima kategori ini lebih banyak berada di dalam kota Jember, mulai dari alun-alun, Jl. A. Yani, Jl. Trunojoyo, Jl. Gajah Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jalan Sultan Agung hingga kembali ke alun-alun.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mahameru Team Work yang dalam kondisi seperti ini, habis pandemi, kegiatan running festival diadakan. Ini seratus persen inisiatif Mahameru team Work. Jember Running Festival ini betul-betul bertaraf internasional dan diketahui dunia,” kata Bupati Hendy Siswanto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Hendy berharap Jember Running Festival menjadi agenda tahunan. “Ini kegiatan yang pertama. Saya senang pesertanya cukup banyak. Saya berharap tahun depan bisa diadakan lagi dengan jumlah peserta yang lebih banyak,” katanya.
Sementara itu. Lukman Wijaya dari Mahameru Team Work berharap bisa mengajak warga Jember agar menggemari olahraga lari. “Harapan yang paling besar adalah agar bisa terlaksana tiap tahun supaya banyak wisatawan yang hadir untuk mengenalkan Jember di kancah internasional, dan bisa membantu pemulihan perekonomian,” katanya. [wir/ted]






