Surabaya (beritajatim.com) – Jakarta adalah kota termodern yang berada di Indonesia. Bahkan, ada sebagian orang memiliki keinginan untuk bekerja di kota metropolitan ini. Memang tidak salah, karena banyak perusahaan besar seperti BUMN hingga perusahaan internasional berada di Jakarta.
Selain itu, banyak acara konferensi atau event musik dari kancah nasional dan internasional yang banyak diselenggarakan di Jakarta. Mungkin menjadi alasan kuat untuk fresh graduates mencari pekerjaan atau orang-orang memiliki merantau di Jakarta dengan tawaran gaji yang menarik.
Hanya saja, kita perlu mengetahui ternyata ada juga yang memilih untuk tidak tinggal Jakarta, inilah penyebabnya!
Kondisi Jalanan Yang Macet
Mungkin sudah menjadi alasan paling utama menghindari kota Jakarta. Jarak yang seharusnya bisa ditempuh selama sepuluh menit, di Jakarta besar kemungkinan kita membutuhkan waktu sekitar tiga puluh menit.
Ini bukan karena jaraknya tapi keadaan di jalanan serba macet. Hanya ini berlaku untuk pengendara pribadi maupun naik transportasi umum.
Kebutuhan Sehari-hari Harganya Mahal
Sudah tidak perlu diragukan bahwa biaya hidup di Jakarta itu mahal. Jika gajimu di Jakarta hanya UMR maka coba pertimbangkan untuk menghemat. Jika gaji UMR di kota lain kemungkinan kita masih bisa menabung. Sedangkan gaji UMR di Jakarta butuh perhitungan tepat dan gaya hidup yang tidak sembarangan sehingga bisa menabung.
Keadaan Lingkungan kurang sehat
Selain keadaan yang panas, Jakarta termasuk kota dengan polusi udara yang tinggi bahkan termasuk pada peringkat pertama kota dengan indeks udara terburuk sedunia. Jika kemarau panas, lalu saat musim hujan beberapa daerah di Jakarta masih mengalami banjir.
Fast Moving City
Sesuai dengan namanya, Jakarta merupakan kota metrapolitan. Disinilah tempat para profesional menempuh karir. Maka dari itu, secara tidak langsung, Jakarta membangun sebuah budaya yang serba cepat.
Jika kita termasuk orang yang santai kemungkinan akan terkejut bahkan kewalahan ketika datang kesini. Perubahan dan persaingan disini cukup cepat dan ketat sehingga tidak ada waktunya untuk berhela-hela kalau tidak ingin tertinggal. (PRD/ian)






