Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah kedai sandwich (roti lapis) di Australia banjir hujatan. Ini lantaran kedai tersebut membebankan biaya tambahan 20 sen (setara Rp3.000) kepada pelanggan jika meminta sandwich pesanan mereka dipotong menjadi dua.
Sebuah foto yang diposting ke Reddit menunjukkan daftar biaya tambahan restoran Vietnam Sydney Pork Rolls jika pelanggan ingin menambahkan salad ekstra, cabai, daging, ham, telur, pate, mayo pada bahn mi rolls mereka. Tarif tambahan juga berlaku jika pelanggan ingin memotong roti yang mereka beli menjadi dua bagian.
Banh mi secara tradisional adalah baguette pendek dengan kerak roti tipis yang renyah dan bahan-bahan gurih di dalamnya, termasuk acar wortel dan mentimun.
Membeli satu banh mi dari toko di Haymarket, Sydney, harganya berkisar dari 5,50 dolar Australia (Rp82.500) dan 8,50 dolar Australia (Rp127.500). Salad ekstra akan membuat pembeli membayar lagi 50 sen atau Rp7.500, sementara daging, ham, dan telur ekstra adalah 1,50 dolar Australia atau Rp22.350 di atas harga reguler.
Bahkan tas tambahan akan dikenakan biaya 10 sen (Rp1.500), meskipun tidak jelas mengapa konsumen perlu membeli tas tambahan.
Di bagian bawah daftar adalah biaya tambahan berjudul ‘permintaan gulungan dipotong setengah’ yang totalnya 20 sen atau Rp.3000 dan telah membingungkan pelanggan dengan ketidakjelasannya.
“Cara apa sih yang dipakai untuk memotongnya menjadi dua?” salah satu pengguna Reddit berkomentar. “Cara panjang? Cara samping? Cara silang? Begitu banyak pertanyaan di sini.”
“50 sen lagi untuk bertanya mengapa ada biaya 20 sen untuk layanan memotong sandwich Anda,” kata yang lain.
“Mereka harus bertanya ‘apakah Anda ingin memotongnya menjadi dua?’ Seperti seorang pekerja makanan cepat saji yang upselling (dengan) menanyakan apakah ‘kamu mau kentang goreng dengan itu’,” kata yang lain.
Bar sandwich ini memberi tahu FEMAIL bahwa tujuan mengenakan biaya tambahan 20 sen adalah karena mereka membutuhkan waktu untuk memotong sandwich dengan tepat.
“Karena kekurangan staf, kami membutuhkan waktu untuk memotongnya menjadi dua sehingga lebih mahal bagi kami dalam waktu layanan,” kata seorang juru bicara.
“Ketika kami memotongnya menjadi dua, kami akan membungkusnya secara terpisah sehingga isiannya tidak keluar sehingga ini membutuhkan waktu ekstra dan kantong kertas ekstra,” lanjut dia.
Warganet pun mengomentari pernyataan restoran itu.
“Dengan potongan dua detik… itu sama dengan 360 dolar/jam. Saya masuk ke bisnis sandwich,” salah satu komentar berbunyi.
Namun, orang lain di Reddit setuju dengan biaya tambahan dan mengatakan restoran itu berhak untuk mengenakan biaya.
“Memotongnya menjadi dua berarti kedua bagian itu dibungkus dan dikemas secara terpisah. Sangat masuk akal untuk mengenakan biaya tambahan,” seorang warganet memposting komentarnya. [adg/beq]







