Surabaya (beritajatim.com) – Serial yang cukup ramai di Indonesia berjudul Pretty Little Liars merupakan adaptasi dari serial televisi streaming drama horor slasher Amerika. Karya dari Roberto Aguirre-Sacasa dan Lindsay Calhoon Bring yang tayang di HBO Max.
Sebenarnya, ini merupakan serial televisi keempat dalam franchise Pretty Little Liars dari novel karya Sara Shepard yang diatur dalam kontinuitas yang sama dengan serial sebelumnya. Serial ini menceritakan tentang kehidupan sekelompok gadis remaja yang mendapatkan menerima teror dari penyerang misterius bernama “A”.
Sosok misterius itu menganggap para gadis remaja itu bertanggung jawab atas hal tragis yang terjadi di masa lalu. Pemeran dalam serial adalah para pemain ansambel yaitu Bailee Madison , Chandler Kinney, Zaria, Malia Pyles, dan Maia Reficco.
Ada beberapa moral value dari film yang dapat dilakukan:
Murid adalah cerminan dari gurunya, begitu sebaliknya
Berbicara mengenai jatuh cinta memang terkadang membingungkan. Walaupun memang benar perbedaan usia bukan menjadi masalah utama. Namun bagaimana jika cinta terjadi antara murid dan guru?
Perselingkuhan yang terjadi antara Byron dengan muridnya menjadi sesuatu cerminan bagi Aria mengenai hubungan guru dan murid. Maka dari itu, sebagai sosok yang menjadi teladan, sebelum melakukan sesuatu pikirkan baik-baik dampaknya.
Membakar sesuatu merupakan cara terbaik menghilangkan jejak
Ada barang bukti berupa buku harian dan kaset video bahkan senjata pembunuh yang Aria, Hanna, Spencer, dan Emily singkirkan. Bahkan segala keadaaan, jika tidak dibakar, maka barang itu selalu kembali dengan pemerasannya. Maka jika ada sesuatu yang ingin benar-benar dihilangkan, lebih baik bakar saja dengan api.
Berani keluar dari pertemanan yang kurang baik
Bagi anak remaja tentu saja menyenangkan memiliki banyak teman. Meskipun, untuk sementara waktu itu menyenangkan. Tapi yang dilakukan Alison memperlakukan temannya antek-anteknya bukan yang seharusnya.
Ini menjadi pelajaran penting dari Pretty Little Liars. Apabila ada seseorang membuat kita merasa buruk tentang diri kita lebih baik pergi dari hubungan yang tidak sehat itu, mulai temukan lingkungan positif. (PRD/ian)






