Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi bahagia adalah impian bagi setiap orang. Namun banyak orang bahagia karena bergantung sama orang. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membahagiakan diri sendiri.
Ada banyak kegiatan yang memfokuskan perhatian pada perkembangan diri sendiri, seperti pekerjaan, karier, dan waktu berkumpul dengan teman-teman.
Studi penelitian PEW baru-baru ini menemukan bahwa hampir setengah dari individu lajang saat ini memilih untuk tidak menjalin hubungan. Jika kamu menginginkan orientasi ini, maka berikut adalah beberapa petunjuk bermanfaat tentang cara bahagia dengan diri sendiri.
1. Perbanyak bersosialisasi dan perbaiki hubungan platonis
Menjalin hubungan sosial dan menjadi bagian dari komunitas adalah bagian penting untuk menjaga kesehatan mental. Flidermauz menyarankan untuk mencari kebahagiaan dengan mengembangkan pertemanan dan hubungan platonis, yakni hubungan persaudaraan yang harmonis. Hubungan ini bisa antar teman termasuk hewan peliharaan.
“Jadwalkan dan luangkan waktu untuk bertelepon atau bertemu dengan orang-orang yang penting bagi hidup Anda,” lanjutnya. “Orang-orang disekitar Anda akan merasa senang jika diperhatikan, bahkan jika itu sekadar bertanya kabar lewat pesan singkat. Daripada berkencan dengan pasangan, mengapa tidak pergi berkencan dengan teman atau peliharaan saja? Hal itu sama menyenangkannya.”
2. Buat rencana dan target tahunan
Tidak perlu memiliki pasangan untuk membangun kekayaan finansial, membeli rumah, menetapkan tujuan, atau membuat rekening pensiun. Kamu lah yang harus merencanakan kehidupan apa yang kamu inginkan. Kamu bisa membuat target jangka pendek dan jangka panjang dengan mempertimbangkan tujuan hidupmu.
Rachael Evans, seorang CEO The Workshop Whisperer merekomendasikan untuk membuat daftar pencapaian, pelajaran yang didapat, hal-hal yang dikuasai dengan baik, hal-hal yang tidak berhasil dengan baik, dan hal-hal yang menghalangi pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kemudian luangkan waktu untuk merenung dengan mengajukan pertanyaan seperti ini kepada diri sendiri:
Apakah tujuan itu benar-benar penting?
Apakah sebenarnya yang aku beli itu benar-benar diperlukan?
Apa saja hal-hal yang suka dilakukan sendiri atau bersama orang lain?
Apa yang membuatku bersemangat?
Kemudian, kamu bisa membuat evaluasi mengenai apa saja targetmu yang kurang berhasil dan berusaha untuk memperbaikinya.
3. Kembangkan hobi yang kamu sukai
Memiliki hubungan dengan ‘orang yang spesial’ berarti siap untuk menguras waktu, energi, dan emosi. Oleh karena itu jika kamu sedang lajang maka kamu memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan kebutuhan dan minat untuk diri sendiri.
Coba sempatkan waktu untuk menyendiri dan mencoba sesuatu yang dulunya kamu sukai, tetapi sudah lama tidak ada waktu untuk melakukannya. Kegiatan seperti sepatu roda, merajut, memasak, berolahraga, melukis, menulis atau apa saja yang dapat menaikkan mood-mu menjadi lebih baik.
4. Berkontribusi untuk kebaikan yang lebih besar
Menurut Makhosi Nejeser, seorang ahli potensi manusia dan pendiri The Royal Shaman, salah satu kebutuhan manusia yang sering diabaikan adalah keinginan untuk membantu. “Sementara banyak orang menemukan makna penting dalam mendukung orang lain atau anak-anak. Mereka dapat berkontribusi dalam membantu kemanusiaan dan benar-benar merasa senang membuat memberi sedikit pada perubahan dunia,” jelasnya.
Untuk melakukan ini, carilah organisasi yang selaras dengan tujuan dan nilai-nilai yang kamu miliki. Dan ingat bahwa hal ini tidak berarti harus menyumbang uang dengan jumlah besar untuk membuat perubahan. Hanya dengan merelakan waktu dan menemukan cara kreatif untuk mempromosikan perubahan yang ingin kamu perlihatkan itu saja sudah cukup membuat orang lain bahagia. (Kai/ian)






