Malang (beritajatim.com) – PSIS Semarang takluk dengan skor 2-1 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu, (30/7/2022). Sempat unggul terlebih dahulu, PSIS justru pulang ke Semarang tanpa membawa poin dari Malang.
Pelatih PSIS Sergio Alexandre mengatakan, kesalahan antisiapsi set piece jadi biang kekalahan timnya atas Arema. Dia bahkan menyebut, dua set piece yang berujung gol ke gawang mereka mampu menjatuhkan mental pemain PSIS.
“Kita kebobolan melalui mekanisme set piece. Secara keseluruhan pemain bisa bertahan dengan baik mampu melakukan serangan dengan baik. Tapi memang 2 set piece ini membunuh kita,” kata Sergio.
Pelatih asal Brasil itu mengatakan, dalam pertandingan ini sebenarnya secara keseluruhan Taise Marukawa Cs mampu bermain bagus. Hanya saja, Arema sebagai tuan rumah bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema@fc”]
PSIS selama pertandingan mencoba bermain bersabar dengan mengandalkan Marukawa dan Jonathan Cantillana sebagai penyerang. Mereka memanfaatkan skema serangan balik untuk mencetak gol. Sayang hasil tidak berpihak kepada mereka.
“Pertandingan ini sebenarnya berjalan baik dan berharap mendapatkan hasil yang baik. Tetapiitu tidak terjadi. Kita kalah dalam laga yang sangat sulit. Tapi saya yakin tim ini akan terus meningkat apalagi jumlah pertandingan di Liga 1 masih banyak,” ujar Sergio. [luc/but]






