Lamongan (beritajatim.com) – Outlet di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lamongan saat ini belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
Diketahui, MPP ini menyediakan 34 instansi yang siap melayani publik, meliputi DPMPTSP, Dukcapil, Polres, Samsat, PDAM, BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, BPJS Ketenagakerjaan, POS, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Lalu Disparbud, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Peternakan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas PU, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UMKM, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, BAPPEDA.
Serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Dinas Pertanian, PLN, Bank Jatim, Bank Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang, BPS, BAPENDA, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.
Kebanyakan, layanan MPP yang berada di jalan Lamongrejo, Lamongan ini hanya didominasi oleh pelayanan Disdukcapil yang rata-rata dikunjungi oleh sekitar 300 hingga 400 pengunjung per minggu, dengan keperluan mengurus administrasi kependudukan.
Dapat disimpulkan, masyarakat Lamongan lebih memilih untuk mengurus segala keperluannya di Kantor instansi serta OPD terkait secara langsung.
“Kalau Disdukcapil selama ini paling ramai pengunjungnya. Rata-rata 300 orang per minggu,” ujar Kepala Disdukcapil Lamongan, A. Edwin Anedi kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Edwin menduga, belum banyaknya masyarakat yang memanfaatkan MPP ini lantaran masih belum terbiasa. Kemungkinan lainnya, sebut Erwin, masyarakat belum sepenuhnya mengetahui keberadaan dan fungsi MPP.
Padahal, menurut Edwin, baik pelayan di MPP maupun di kantor instansi sama saja. “Sama-sama kok pelayanannya, di MPP sebenarnya jauh lebih mudah, karena langsung terintegrasi,” terangnya.
Meski yang mengurus administrasi kependudukan masih banyak yang ke Kantor Disdukcapil yang berada di Jalan Veteran, Lamongan, namun pihaknya mengaku bersyukur. Pasalnya, outlet Disdukcapil di MPP ini terbilang ramai jika dibanding pelayanan dinas atau instansi lain.
“Ya, mereka yang mengurus administrasi kependudukan ini mulai dari anak-anak sampai lansia. Beragam pengajuannya,” sambung Edwin.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-lamongan”]
Edwin berharap, pelayanan di MPP ini bisa lebih ditingkatkan dan digencarkan lagi sosialisasinya. Sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih pelayanan di MPP.
“Kami yang di Disdukcapil ini juga dituntut untuk meningkatkan sportifitas kerja para pegawai. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada publik lebih cepat, benar dan tidak mengecewakan,” tutupnya. [riq/but]






