Surabaya (beritajatim.com) – Pasca putus kontrak dengan Muhammad Zaenuri, Pelatih Persebaya Aji Santoso tak akan mencari stopper pengganti. Namun dengan catatan jika ada stopper berusia muda sesuai dengan kemampuan. Nah, hal itu menjadi pertimbangan bagi Aji.
“Saya tidak cari pengganti Zaenuri, kecuali usia 17-18 tahun. Kalau ada yang sesuai dengan kemampuan akan saya cari,” ungkap Aji, Sabtu (23/7/2022).
Aji mengatakan, kepergian Zaenuri bukan tanpa alasan, minimnya jam bermain menjadi alasan pemain asal Bojonegoro ini berpindah ke tim lain. Selain itu, menjamurnya pemain di posisi belakang menjadi salah satu alasan mantan pemain Persela Lamongan ini hengkang.
Saat ini, Persebaya memiliki lima pemain belakang yang siap dipasang di kompetisi musim 2022/2023. Yakni, Leo Lelis, Rizky Ridho, Dandi Maulana, Riswan dan yang terbaru Bryan Pondang. Dari kelima ini, menurut Aji, sudah mumpuni untuk proyeksi jangka panjang tim.
“Kami sudah punya lima stopper sekarang ini. Tapi kalau melihat investasi jangka panjang tim Persebaya, kalau ada pemain lebih muda dan potensial bagus ya kenapa tidak. Saya lebih memilih yang muda,” lanjut pelatih Persebaya Aji Santoso.
[berita-terkait number=”4″ tag=”zainuri”]
Sebelumnya, sehari jelang keberangkatan pertandingan pertama melawan Persikabo pada 25 Juli, Muhammad Zaenuri mundur dari Persebaya. Aji Santoso juga tidak keberatan dengan keputusan Zaenuri. Menurutnya kedalaman skuad Persebaya, khususnya di lini belakang masih aman.
Banyak pemain berkualitas yang akan mengawal pertahanan tim kebanggaan arek-arek Suroboyo musim ini. Sebagai pelatih, Aji justru mendoakan yang terbaik untuk karir Zaenuri di masa mendatang. “Tidak apa-apa. Bek kita cukup banyak. Ada Ridho, Dandi, Riswan dan satu pemain asing Leo Lelis. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ungkap pelatih asal Malang ini. [way/suf]






