Surabaya (beritajatim.com) – Perubahan terus dilakukan Komite Wasit PSSI di gelaran liga musim 2022/2023 yang akan bergulir 23 Juli 2022. Sedikitnya 70 wasit lebih akan disiapkan untuk memimpin seluruh pertandingan dalam satu musim.
Ketua Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh mengatakan, peraturan perubahan sudah diberlakukan pada pertengahan musim kompetisi tahun lalu, dan terbukti itu berjalan cukup efektif di setiap pertandingan. Dalam satu pertandingan akan dipimpin oleh satu wasit, dibantu tiga wasit assisten. Tujuannya, untuk meminimalisir kesalahan keputusan di lapangan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”liga-1″]
“Kita sudah kumpulkan kemarin. Mereka sudah melewati tes. Hasilnya mereka langsung berangkat ke venue masing-masing. Federasi ingin sepak bola ini bersih, karena etalase PSSI ada di timnas dan wasit. Kalau wasitnya bagus, ya bagus. Total wasitnya ada 70, karena setiap minggu kita butuh 52 wasit,” katanya.
Selain itu, Riyadh mengatakan bahwa akan ada sistem rangking untuk setiap wasit. Itu dinilai setelah tiga kali memimpin pertandingan. Jika memiliki nilai terbaik, wasit tersebuat akan ditunjuk untuk memimpin laga krusial. Salah satu penilaiannya akan dilihat dalam satu minggu para wasit berkerja. Dalam satu minggu wasit bertugas dua hingga tiga kali.
“Jadi wasit dari liga 2 ini ditarik ke liga 1, terus yang liga 1 banyak yang diberhentikan. Jadi ini saatnya kompetisi rangking dimulai. Nanti ada penilaian, yang bagus poinnya akan ditaruh di pertandingan krusial berdasarkan nilai A, B, C,” tutupnya.
Sementara peningkatan teknis para wasit liga 1 ini komite wasit PSSI akan mendatangkan mentor dari Korea Selatan. Hal itu untuk menambah ilmu dan pengetahuan dalam memimpin pertandingan. [way/suf]






