Surabaya (beritajatim.com) – Emotional sponge merupakan kondisi di mana seseorang menyerap emosi dari berbagai hal yang ada di sekitarnya. Mulai dari hal yang positif hingga negatif.
Orang-orang dengan kondisi tersebut biasanya memiliki empati yang cukup tinggi. Selain itu, ia juga cenderung sensitif terhadap emosi orang lain. Terlebih karena pribadinya yang merasa memiliki rasa tanggungjawab dan memang lebih memprioritaskan orang lain.
Sehingga ia akan merasa sangat bersalah ketika tidak bisa membantu melakukannya. Secara sadar maupun tidak sadar, hal inilah yang kemudian membuatnya mudah merasa kelelahan.
Tak ayal jika seiring berjalannya waktu, segala hal yang diserap tanpa disaring terlebih dahulu seperti itu, ke depannya dapat mempengaruhi kondisi mental orang tersebut.
Adapun cara utama yang dapat dilakukan untuk menghindarinya, seperti berolahraga. Aktivitas fisik seperti ini memang tak sekadar menyehatkan, tapi juga dapat menghindarkan diri dari pemikiran yang sebenarnya tidak perlu.
[berita-terkait number=”3″ tag=”teman”]
.
Cara-cara lain yang mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi seseorang dengan kondisi seperti ini ialah dengan tidak memaksakan diri, menghindari segala sesuatu yang dapat memicu sensifitas, jauhi lingkungan toxic, belajar mengolah perasaan, hingga lakukan mindfulness.
Namun, jika semua hal sudah dilakukan, tapi masih dirasa tidak jua mampu membuahkan hasil yang diharapkan, maka sebaiknya pergi kunjungi dokter yang ahli pada bidangnya. (Fyi/ian)






