Magetan (beritajatim.com) – Meski punya GOR khusus bulutangkis di Jalan Bupati Sudibyo Magetan, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Magetan tak punya atlet berbakat. Alhasil, PBSI juga tak bisa berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VII Jawa Timur.
Ketua PBSI Magetan Sugianto mengakui jika saat ini Magetan tidak mengirimkan atlet bulutangkis pada porprov karena tidak punya atlet pada cabor ini. “Kendala kami, rata-rata setelah lulus SMP mereka banyak yang tidak lagi bermain. Dan itu juga tergantung dari motivasi orang tuanya,” kata Sugianto, Rabu (29/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”porprov”]
Dia menyayangkan karena tak ada wakil yang bisa berangkat ke ajang kompetisi olahraga tingkat Jawa Timur itu. Dia menyebut kemungkinan baru fya tahun lagi siap untuk mengirimkan wakil yang bisa diandalkan. “Kami sudah berusaha, ya sayang kalau gak ada wakilnya. InsyaAllah dua tahun lagi kami baru siap berpartisipasi dalam porprov,” lanjut Sugianto.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan Hergunadi menyebut akan melakukan evaluasi. Pasalnya tak hanya bulutangkis yang tak ikut berlaga di Porprov tapi juga sepak bola dan basket. “Untuk basket, kami sedang menata konsep untuk meningkatkan kompetensi individu untuk memperkuat tim. Event antar sekolah dan antar klub klub, begitu juga untuk sepak bola,” jelasnya.
Sedang untuk bulutangkis yang tak memiliki atlet, Hergunadi berdalih karena pandemi Covid 19 sehingga latihannya terganggu. Pemberlakukan protokol kesehatan ketat dalam latihan di gedung olahraga jadi pertimbangan.
Untuk diketahui, tidak hanya cabor sepak bola dan basket ball yang gagal berangkat berlaga pada Porprov ke – VII Jawa Timur tahun 2022. Tetapi cabor bulutangkis juga gagal berangkat.
Sepak bola dan basket minim prestasi juga kalah atau tidak cukup poin pada pra- porprov sehingga tidak memenuhi syarat berlaga. Namun berbeda dengan bulutangkis, meski punya fasilitas GOR sendiri cabor ini miskin atlet sehingga tidak maju.
Melansir perolehan medali dari website resmi porprovjatim.com, perolehan medali Kabupaten Magetan berada di ranking dua dari bawah setelah Kabupaten Trenggalek. Dengan total perolehan 10 medali, yaitu 2 perak 8 perunggu. (fiq/kun)






