Batu (beritajatim.com) – Sebanyak 120 Event Organizer dan Vendor EO se-Indonesia berkumpul di Kota Batu. Mereka menyelenggarakan acara Owrens 5.0 Risetogether atau gathering Event Owners yang ke-5.
Ketua Umum Event Owners Delta Raharja mengatakan, acara ini sebagai bentuk kekeluargaan seluruh pelaku event. Dalam 120 perusahaan tersebut menurutnya tidak hanya EO yang hadir, tapi juga vendor.
“Acara ini memang rutin setiap tahun, kita memang selalu mengadakan kegiatan ini untuk mempererat tapi persaudaraan kita sesama pekerja event. Namun di dua tahun ini kita berhenti karena pandemi,” kata Delta.
Sementara itu, acara kali ini juga sebagai rasa syukur para pekerja event, karena saat ini kegiatan mulai berjalan normal. Artinya banyak vendor dan EO sudah mulai bekerja kembali, karena mukai ada kelonggaran kebijakan pandemi.
“Semoga event kembali seperti semula, sehingga banyak vendor yang mulai bekerja kembali. Ini tentu menjadi harapan besar bagi kami (pelaku event) karena momen seperti kayak gini menjadi hal yang kita tunggu,” tambah dia.
Dikesempatan yang sama, dalam sambutannya Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, saat ini event offline di daerahnya juga mulai berjalan. Ia menyebut hal tersebut merupakan kebangkitan masyarakat dari pandemi.
“Kita ketahui, kasus Covid di Kota Batu hingga saat ini zero, sehingga saat ini mulai banyak acara yang berlangsung di sini. Dengan begitu berarti muncul sebuah kebangkitan dari masyarakat untuk melewati pandemi,” ujar Dewanti.

Dewanti berharap, dengan hadirnya kegiatan Event Owners di kotanya, ada sebuah kegiatan besar yang berlangsung di Kota Batu. Karena ia sendiri juga merasakan tanpa adanya aktivitas tersebut terasa seperti kota mati.
“Tentu kami (masyarakat Kota Batu) berharap ada sebuah event besar di sini, masyarakat tentu sudah kangen dengan hadirnya konser dan acara besar lain di sini. Sehingga kami menunggu Event Owners menggelar acara besar di sini, karena ini sebuah bentuk kebangkitan perekonomian sebuah daerah,” harap Dewanti. (ted)







