Malang (beritajatim.com) – Manajemen Arema FC berharap ajang turnamen pra musim yang akan digelar oleh PT LIB maupun pihak lain untuk bisa dihadiri suporter klub masing-masing. Kehadiran suporter akan menjadi simulasi dan bahan evaluasi sebelum kompetisi resmi Liga 1 2022 bergulir dengan wacana dihadiri suporter.
Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan, sejauh ini 2 even yang akan menjadi ajang turnamen pra musim adalah Piala Wali Kota Solo dan turnamen pra musim yang digagas PT LIB. Nama Stadion Kanjuruhan, Malang masuk dalam daftar tuan rumah. Dia berharap dua agenda ini bisa menjadi ajang simulasi kehadiran suporter.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arema-fc”]
“Kami berharap pra musim di Solo kalau bisa menghadiri penonton dan suporter atau Aremania bisa away ke sana. Untuk itu juga andai pelaksanaan pra musim juga digelar di Stadion Kanjuruhan kami juga bisa menjadi percontohan kehadiran suporter,” kata Sudarmaji, Minggu (1/5/2022).
Sudarmaji menyebut, sejak awal Arema FC mendorong kehadiran suporter dengan pembatasan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sangat penting diterapkan di pra musim. Tujuannya, agar saat Liga 1 bergulir baik tim maupun suporter mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru.
“Kita sejak awal, bahwa kehadiran penonton itu masih sangat penting apalagi ini turnamen pra musim dan ini simulasi. Bisa simulasi tentang pandemi ke endemi, artinya ada protokol kesehatan yang harus dijalankan. Misalkan penonton harus sudah disuntik vaksin booster dan ini kita wacanakan terus,” papar Sudarmaji.
Sebagai contoh di Malang, kelompok suporter mereka yakni Curva Sud Aremania misalkan. Mereka aktif melakukan sosialisasi protokol kesehatan sekaligus mengajak Aremania dan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dengan menggelar gerai vaksinasi beberapa waktu lalu.
“Kemarin allhamdulilah salah satu kelompok suporter yakni Curva Sud Arema melakukan vaksinasi booster. Sehingga nanti kita tidak kebingungan saat protokol kesehatan diterapkan,” tandasnya. [luc/suf]






