Magetan (beritajatim.com) – KPH Lawu Ds menutup jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu akibat adanya batu jatuh hingga mengakibatkan longsor di antara Pos 3 dan Pos 4. Penutupan dilakukan sekitar dua tiga hari untuk pembersihan material.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan Sarangan Supriyanto membenarkan kalau ada batu jatuh hingga mengakibatkan longsor pada Rabu (27/4/2022) pukul 07.30. Longsoran tersebut menutup jalur leter S pos 3 ke pos 4 sekitar 20 meter. Beruntung, saat kejadian tak ada pendaki yang melintas. Pun, kini jalur pendakian sudah nihil pendaki.
“Akibat ada hujan deras pada Selasa sore disusul ada gempa tektonik yang terasa sampai kawasan Lawu. Sehingga ada batu di tebing yang jatuh, hingga mengakibatkan longsor,” kata Supriyanto pada beritajatim.com, Kamis (28/4/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”gunung-lawu”]
Untuk penanganan dan pembersihan jalur tersebut memerlukan waktu sekitar dua hari. Pihaknya, telah mengerahkan 20 personel gabungan untuk mengevakuasi material longsoran tersebut. Pun, memastikan apakah berpotensi longsor susulan atau tidak.
“Kami pastikan dulu apakah ada potensi longsor susulan atau tidak. Jika sudah aman maka jalur pendakian bisa kembali dibuka untuk umum,” katanya.
Dia menyebut saat terjadi longsor, para pendaki sudah mulai turun. Terakhir hanya ada tiga pendaki, saat kejadian mereka sempat lewat jalur alternatif untuk bisa sampai ke Pos Cemoro Sewu. Tak ada pendaki yang mengalami luka-luka. “Syukur para pendaki aman. Saat ini jalur sudah steril dari para pendaki. Kami pastikan tidak ada korban dalam kejadian ini,” kata Supriyanto.
Dia memperbolehkan para pendaki yang hendak naik untuk camping di Pos Cemoro Sewu. Namun, tidak boleh melewati pagar kedua untuk memaksa naik. “Tapi sementara tidak ada pendaki yang naik. Sat lebaran seperti ini biasanya ramai pada H+2 lebaran. Jadi saat ini masih sepi pendaki,” katanya.
Dia menyerahkan agar pendaki yang ingin naik ke Puncak Lawu untuk melewati jalur Cemoro Kandang atau Candi Cetho di Jawa Tengah. Pun, untuk Jawa Timur yang masih bisa dilewati adalah Jalur Singolangu, Kelurahan Sarangan. Pihaknya, akan mengumumkan jika jalur pendakian sudah aman dan dibuka. (fiq/kun)







