Ngawi (beritajatim.com) – Sejumlah pemudik mulai terlihat di jalur arteri maupun tol di wilayah Kabupaten Ngawi. Meski belum banyak, Satlantas Polres Ngawi mulai memperketat pengawasan. Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto mengungkapkan meski ada peningkatan kendaraan, masih didominasi kendaraan lokal.
“Sejauh ini sudah terlihat ada peningkatan kendaraan. Tapi, masih didominasi kendaraan lokal. Untuk kendaraan luar daerah seperti dari Jakarta atau Jawa Barat memang sudah ada tapi belum banyak,” kata Djoko pada beritajatim.com, Minggu (24/4/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”mudik-2022″]
Menurutnya, untuk jalur mudik Ngawi yang perlu diwaspadai adalah jalur Mantingan – Solo. Lantaran terdapat tikungan S yang rawan terjadi kecelakaan. Sementara, untuk jalur yang lain dianggapnya tidak membahayakan selama pengguna jalan taat berlalu lintas.
“Titik black spot sementara yang paling rawan adalah di jalur Mantingan – Solo, ada tikungan S yang rawan terjadu kecelakaan. Semebtara untuk jalur Ngawi Maospati masih landai, juga jalur Ngawi Caruban juga masih cukup aman,” kata Djoko.
Dirinya mengimbau pada para pemudik atau pengguna jalan lainnya agar tetap waspada. Karena hampir sepanjang jalan di wilayah Ngawi banyak tambal sulam sehingga bergelombang dan membahayakan bagi pengguna jalan. “Kami harap pengguna jalan taat berlalu lintas. Jika semua tertib dan tidak terlalu kencang saat berkendara maka bisa aman. Pengguna jalan juga harus tetap waspada,” katanya.
Dalam momen mudik dan libur lebaran kali ini Polrss Ngawi menyiapkan pos pelayanan dan pos pengamanan. Ada setidaknya dua pos pelayanan yakni di rest area tol Solo Ngawi KM 575. Berikut di empat pos pengamanan yakni di Kedungprahu Kecamatan Padas, Monumen Suryo, Mantingan, dan Jogorogo ditambah dengan satu pos terpadu di Alun-Alun Ngawi.
Untuk personel disiapkan 203 personel yang nantinya bertugas selama Ops Ketupat Semeru. Pos-pos tersebut harus diisi mulai tanggal 28 April 2022. Untuk rekayasa jalur mudik sudah disiapkan oleh Satlantas.
Pengamanan mudik dan libur lebaran dalam Ops Ketupat Semeru 28 April 2022 hingga 9 Mei 2022 tak hanya dilaksanakan oleh Polres NGawi tapi juga termasuk TNI, Dinas Kesehatan, sekaligus BPBD Ngawi dan instansi lainnya. [fiq/suf]






