Gresik (beritajatim.com) – Menjelang lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik melakukan tes urine bagi sopir bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi). Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan para sopir bus dalam membawa para pemudik.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Edy Hadi Siswoyo mengatakan, mulai saat ini para sopir bus yang melintas di Terminal Bunder langsung dilakukan tes urin. Hal itu untuk memastikan bahwa para sopir itu dalam kondisi sehat dan bebas dari obat-obatan terlarang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lebaran-2022″]
“Sebanyak 50 sopir dari 50 armada bus jurusan Surabaya-Bojonegoro-Tuban yang mengikuti tes urine. Hasilnya, seluruh sopir dinyatakan siap mengikuti angkutan mudik lebaran 2022. Memang sopirnya saja, karena itu yang paling vital,” ujarnya, Senin (25/4/2022).
Selain tes urine, lanjut dia, pihaknya juga menyampaikan sosialisasi terkait keanaman mudik lebaran. Para sopir dilarang membawa penunpang hingga melebihi kapasitas. Apabila itu terjadi, petugas jaga di Terminal Bunder akan menurunkan penumpang agar ikut di bus berikutnya.
“Mudik lebaran tahun ini diprediksi mengalami peningkatan cukup drastis. Hal itu mengingat dua tahun pemerintah melakukan pembatasan ketika hari raya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, lonjakan penumpang diprediksi mulai terjadi pada 29 April 2022. “Lonjakan penumpang kami prediksi mulai libur kerja, yakni 29 April nanti,” imbuhnya. [dny/suf]






