Sumenep (beritajatim.com) – Ada beragam cara untuk mendongkrak minat masyarakat mengikuti vaksinasi booster. Salah satunya yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.
Guna menyukseskan program 1 juta vaksinasi booster, Kemenag memberikan berbagai hadiah menarik. Diantaranya adalah minyak goreng kemasan.
“Jadi sifatnya ini ‘doorprize’. Bukan semua peserta dapat. Yang beruntung saja. Karena memang jumlah pesertanya cukup besar,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep, Chaironi Hidayat, Sabtu (23/04/2022).
Ia menceritakan, doorprize bagi peserta vaksinasi booster itu berasal dari partisipasi internal pegawai kantor Kemenag Sumenep dan sejumlah mitra kerja Kemenag.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Teknis pembagian doorprize itu beragam. Ada yang untuk 100 peserta pertama. Ada juga yang melalui kupon berhadiah. Peserta vaksin dipersilahkan mengambil kupon, apabila bertuliskan nomer hadiah, maka kupon itu bisa ditukar dengan hadiah yang disediakan,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pemberian doorprize tersebut dinilai redcukup efektif meningkatkan minat masyarakat untuk mendatangi posko vaksinasi dan mengikuti vaksinasi booster.
“Kami optimis, Insya Allah target 1 juta vaksinasi booster ini bisa tercapai. Tanggal 25 April terakhir pelaksanaan. Nanti akan direkap, total berapa jumlah peserta vaksinasi, sekaligus evaluasi pelaksanaannya,” paparnya Chairani.
Ia mengungkapan program 1 juta vaksinasi boostfer tersebut kerja sama Kemenag dengan Polres, TNI, dan PCNU. Sedangkan pesertanya tidak hanya dari Kemenag, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum.
“Pelaksanaannya disebar ke beberapa titik. Vaksinatornya dari Dinas Kesehatan dan Polres. Kami semua bekerja sama untuk menyukseskan program 1 juta vaksinasi booster,” katanya.
Selain membuka posko vaksinasi, Kemenag Sumenep juga berusaha jemput bola dengan turun langsung mendatangi calon sasaran peserta vaksinasi. “Salah satunya, kami turun ke pondok-pondok pesantren. Alhamdulillah responnya positif. Pesertanya banyak,” ucapnya sambil tersenyum. (tem/kun)






