Surabaya (beritajatim.com) – Carlo Ancelotti mendapat julukan Don Carlo, itu bukan tanpa sebab. Pelatih yang kini melatih Real Madrid itu sudah kaya dengan prestasi dan pengalaman. Ancelotti pun sudah memiliki reputasi hebat di jajaran para pelatih top sepak bola Eropa.
Pria berpaspor Italia itu punya kemampuan mumpuni guna memaksimalkan kekuatan pemain di bawah kepelatihannya, salah satu yang bisa jadi contoh adalah Andrea Pirlo.
Namun Carlo Ancelotti bukan berarti tidak pernah melakukan kesalahan dalam melakukan perekrutan pemain sepanjang kariernya. Berikut ini daftar pembelian gagal Don Carlo.
Yoann Gourcuff
Gourcuff Diharapkan sebagai salah satu playmaker andalan untuk kedepannya, Ancelotti bahkan tak ragu untuk memboyong Yoann Gourcuff dengan harga 4,5 juta euro dan kontrak lima tahun pada 2006. Namun Gourcuff total hanya menyumbang tiga gol dan tujuh assist selama dua musim berada di San Siro
Mathieu Flamini
Performa gemilang Flamini saat berseragam Arsenal membuat dirinya sempat disebut sebagai gelandang bertahan terbaik pada masanya. Reputasi itu membuat Ancelotti bersedia merekrut jasa sang pemain secara gratis.
Namun masalah cedera membuat permainan Flamini susah berkembang di Serie A. Flamini bertahan di San Siro hingga 2013, dan hanya pernah menyumbangkan satu gelar Serie A pada musim 2010/11.
Kevin Gameiro
Usai mencatatkan 50 gol selama tiga musim bersama Lorient, Gameiro diharapkan semakin bersinar saat PSG merekrutnya pada 2011. Gameiro dikontrak selama empat tahun dengan nilai transfer 11 juta euro.
Cerita berbeda saat Zlatan Ibrahimovic dan Ezequiel Lavezzi datang dan membuat dirinya sulit menembus tim inti. Total Gameiro selama dua musim di PSG, hanya bermain 78 kali, dan membukukan 23 gol.
Asier Illarramendi
Bermain luar biasa saat berseragam Real Sociedad di musim 2012/13, membuat Ancelotti tertarik mendatangkan Asier Illarramendi ke Real Madrid dengan mahar 32 juta pound.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sepakbola”]
Ekspektasi tinggi kepada sang pemain untuk menjadi andalan di lini tengah Real gagal diwujudkan. Illarramendi cuma memperkuat Real Madrid selama dua musim sebelum kembali ke Sociedad dengan total 90 penampilan.
Namun di luar beberapa pemain itu, tentu Ancelotti sudah banyak melahirkan pemain hebat yang begitu bersinar. Terbaru Ancelotti juga sukses membuat tajam kembali Benzema di usia yang sudah cukup tua. (dan/ian)






