Surabaya (beritajatim.com) – Saat luka mengering dan muncul keropeng di atasnya, akan muncul rasa gatal. Hasrat hati ingin menggaruk luka itu agar gatal sedikit mereda. Namun, resikonya, luka akan semakin parah dan otomatis memperlama waktu sembuh.
Kebiasaan menggaruk keropeng ini makin melanggengkan tahap awal penyembuhan luka, yaitu fase inflamasi atau peradangan yang sudah mulai mengering.
Dilansir dari medical health akibat kebiasaan menggaruk keropeng, luka seperti tidak sembuh-sembuh sebab proses akan terus berulang dari fase inflamasi yang pasti akan menimbulkan gatal.
Meski gatal merupakan bagian dari proses penyembuhan luka yang tidak bisa dihindarkan, terdapat sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi munculnya gatal pada luka.
Salah satunya bisa dilakukan dengan mencegah agar tidak muncul keropeng pada luka sejak awal. Cara terbaik merawat luka adalah dengan menjaganya tetap lembab, secara lebih rinci berikut ini caranya.
1. Mengoleskan petrolatum atau petroleum jelly
Petrolatum merupakan sejenis pelembab yang sering digunakan untuk mengatasi kulit kering, kasar, pecah-pecah dan gatal. Pelembab ini dapat membantu kulit yang luka untuk lebih cepat menyatu. Sehingga kulit yang luka akan lekas sembuh.
2. Gel silikon atau cyclopentasiloxane yang biasa dipakai untuk pendingin kulit juga bisa digunakan
Setelah diberi pelembab, jangan lupa untuk menutup luka dengan perban. Hal ini bertujuan agar luka tidak mudah terkena debu atau barang asing lain, seperti tangan. Karena jika luka terpengaruh barang dari luar maka akan semakin lama untuk tahap penyembuhannya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sakit”]
3. Jika gatal tetap muncul, cobalah kendalikan gatal yang ada melalui pikiran Anda
Coba alihkan perhatian atau fokus pikiran dari hasrat ingin menggaruk luka atau keropeng pada hal-hal yang menyenangkan dan menghibur. Cara ini akan efektif dan menyebabkan luka tidak digaruk dengan mudah.
Selain cara itu, sebaiknya pada awal perdarahan pada goresan dan luka ringan coba beri tekanan lembut dengan kain yang bersih.
Posisikan luka menghadap ke atas. Bilas luka dengan air bersih lalu alirkan airnya. Sekitar luka boleh dibersihkan dengan sabun, tapi tidak pada lukanya, agar terhindari dari iritasi. (dan/ian)






