Surabaya (beritajatim.com) – Jika biasanya hubungan seksual antara suami dan istri kerap dilakukan pada malam hari. Mungkin akan berbeda halnya ketika memasuki bulan Ramadhan.
Malam hari pada bulan ini biasanya dimanfaatkan untuk salat tarawih, tadarus, dan memperbanyak amalan-amalan lainnya. Tak ayal jika waktu untuk bercinta dengan pasangan pun kerap jadi harus ditunda atau diundur.
Terlepas dari hal tersebut, aktivitas hubungan suami istri bisa tetap berjalan dengan penuh gairah jika mengetahui tipsnya. Berikut ini tips bercinta di bulan Ramadhan yang perlu diketahui.
Ketahui waktu yang ideal
Dalam Al-Quran telah dijelaskan bahwa berhubungan suami istri boleh dilakukan ketika malam hari. Namun, sangat dilarang pada jam-jam berpuasa.
Adapun waktu normal yang bisa dilakukan ialah saat memasuki waktu berbuka puasa dan salat magrib. Opsi lainnya ialah pada malam hari, setelah semua ibadah malam selesai dilaksanakan. Selain itu, bisa dikerjakan menjelang tidur hingga datang waktu untuk sahur.
Durasi bercinta
Waktu bercinta juga sangat perlu untuk diperhatikan. Jika pasangan memilih waktu bercinta di antara waktu salat magrib dan isya’, tentu frekuensinya akan cukup singkat. Maka perlu quickie sex yang tidak memerlukan waktu lama.
Jika menginginkan durasi yang lebih lama, bisa dilakukan setelah semua ibadah malam, seperti salat tarawih, witir, hingga tadarus selesai dilakukan.
Mandi wajib
Yang tak boleh ketinggalan dan perlu diperhatikan ialah mandi wajib usai bercinta. Aktivitas mensucikan diri sebelum masuk waktu salat subuh ini harus dilakukan sebelum masuk waktu salat subuh.
Hal ini tentu saja bertujuan agar ibadah puasa pada esok hari bisa dianggap sah dan tak berjalan sia-sia.
Percaya diri
Tips selanjutnya ialah tetap percaya diri dan tidak perlu memikirkan dosa karena bercinta di bulan puasa. Asal hubungan intim tidak dilakukan pada jam-jam berpuasa atau sebelum waktu berbuka, hal tersebut sah-sah saja.
Jadi pemikiran tersebut tidak perlu sampai menganggu hubungan suami istri. Terlebih perlunya membangun suasananya nyaman serta menikmati waktu bersama di bulan puasa, tanpa harus mengganggu kekhusyukan ibadah.
Demikian beberapa tips berhubungan badan suami-istri di saat Bulan Ramadhan tetap bisa dilakukan dan bernilai ibadah. Yang terpenting tidak dilakukan pada siang hari saat puasa, hukumnya bisa beda lagi. (fyi)






