Malang (beritajatim.com) – Manajemen Arema FC menyayangkan keputusan Carlos Fortes karena dianggap menyalahi aturan kerjasama dengan manajemen tim Singo Edan. Dalam kontrak yang sudah disepakati, seharusnya Carlos Fortes masih berstatus pemain Arema hingga pada 31 April 2022 mendatang.
“Artinya, masih ada satu bulan waktu yang tersisa ikatan Arema FC dan Carlos Fortes. Tentu sangat disayangkan atas apa yang dilakukan oleh Carlos Fortes. Ikatan kerjasama kontrak antara Carlos Fortes dan Arema FC berakhir pada 31 April 2022 mendatang,” kata media officer Arema FC, Sudarmaji dalam keterangan resminya.
Sudarmaji menyebut, manajemen Arema FC sendiri terbuka seandainya ada pemain yang ingin mengakhiri kontrak lebih cepat, namun dinilai lebih bijak jika hal itu dibicarakan lebih dulu dengan manajemen.
“Jika memang ada keinginan pribadi Fortes untuk emngakhiri kontraknya dengan Arema FC, harusnya dibicarakan dengan manajemen klub Arema FC terlebih dahulu,” ungkap Sudarmaji.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Sudarmaji menjelaskan bahwa Arema FC memang tengah dalam masa inventarisasi kebutuhan tim untuk menyambut kompetisi Liga 1 2022 yang rencananya akan digulirkan pada Juli mendatang. Melihat rentang waktu tersebut, maka pertengahan April menjadi waktu yang ideal untuk melakukan persiapan tim.
“Artinya Arema FC punya opsi priroritas untuk membicarakan masa depan Carlos Fortes. Tentu setelah kompetisi baru saja berakhir, hari ini adalah fase untuk mempersiapkan kebutuhan. Raport dari pelatih akan menjadi pertimbangan di untuk komposisi musim depan,” tandas Sudarmaji. [luc/but]






