Sampang (beritajatim.com) – Jalan rusak dan berlumpur tidak menciutkan semangat para siswa yayasan Nurul Ulum, Dusun Kolla, Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, untuk melaksanakan acara imtihan atau kelulusan siswa.
“Acara ini sudah menjadi tradisi dan berdasarkan keinginan wali murid untuk melaksanakan pawai Imtihan,” jelas Ustad Achmad Roqi, sekaligus tokoh masyarakat (Tomas) setempat, Rabu (23/3/2022).
Ia menambahkan, melihat kondisi jalan yang rusak dan berlumpur itu memang berisiko tinggi terhadap peserta pawai maupun para penonton. Tetapi, karena semangat kebersamaan untuk merayaakan kelulusan putra-putrinya maka kondisi jalan yang rusak ini tidak menjadi penghalang melakukan kegiatan imtihan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
“Semoga jalan di desa kami segera diperbaiki oleh pemerintah, karena jalan tersebut merupakan akses utama semua kegiatan masyarakat,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Ustad Roqi ini menceritakan, bahwa kerusakan jalan di desanya sudah berlangsung selama 10 tahun lebih. “Jadi jalan di desa kami ini sudah lama sekali tidak tersetuh program perbaikan dari pemerintah,” pungkasnya. [sar/but]






