Surabaya (bertajatim.com) – Kurang sultan apalagi kalau puluhan tahun hidup dihabiskan di atas kapal pesiar dan menjadikannya rumah. Itulah yang dialami Mario Selcedo.
Pria asal Miami, Florida yang menghabiskan 99 persen waktunya selama 23 tahun terakhir di kapal pesiar. Ia jarang sekali menginjakkan kakinya di daratan.
Bahkan selama pandemi Covid-19, ia tidak pernah lebih dari sehari atau dua hari berada di daratan. Hari-harinya dihabiskan penuh di atas kapal pesiar mewah.
Hal ini bermula dari kejengahannya dengan kehidupan yang ketat saat menjadi ahli keuangan dari banyak perusahaan besar, salah satunya Federal Express. Dulu, Mario tidak pernah sekalipun menaiki kapal pesiar.
Ia terlalu sibuk bekerja hingga tak punya waktu bersantai. Salcedo pun sangat menginginkan berpergian dengan kapal pesiar.
“Semua orang cantik di pantai ini bersenang-senang. Satu-satunya masalah adalah saya datang dengan jas dan dasi dan tas kerja,” kata Mario kepada Beyond Ships, dikutip dari odditycentral.com.
“Akhirnya, pada usia 47, saya meninggalkan pekerjaan saya. Saya meninggalkan banyak keuntungan dan uang tabungan karena pada selama 47 tahun saya tidak pernah membelanjakannya,” ucap dia melanjutkan.
Sebelum berhenti dari pekerjaannya, lebih dari dua dekade yang lalu, Salcedo tidak pernah naik kapal pesiar. Jadi dia memesan enam kapal pesiar berturut-turut, dengan enam operator kapal pesiar yang berbeda, untuk benar-benar merasakan apa itu pelayaran.
Di akhir eksperimen ini, dia yakin bahwa inilah kehidupan yang ingin dia jalani ke depan.
“Itu memberi saya contoh seperti apa jelajah itu,” kata Salcedo. “Itu menegaskan apa yang saya pikirkan dan saya berkata ‘Saya benar-benar ingin melakukan ini selama sisa hidup saya’.”
Selama beberapa dekade berlayar hampir terus menerus di berbagai kapal, termasuk Voyager of the Seas yang legendaris dari Royal Carribean, Liberty of the Seas atau Oasis of the Seas, Mario Salcedo belajar bahwa menghilangkan semua aktivitas yang tidak bernilai tambah, seperti mengeluarkan sampah, mencuci pakaian. Dari situ ia pun menikmati hal-hal yang benar-benar penting baginya, dan menjadikannya “pria paling bahagia di dunia”.
Bagi sebagian besar orang, pelayaran eksotis adalah pengalaman ysang sangat didambakan. Tetapi untuk “Super Mario” Salcedo, itu hanya kehidupan sehari-hari.
Tapi itu tidak pernah menjadi tua, dan dia tidak akan bermimpi untuk hidup kembali di tanah kering. Bahkan, dia sudah memiliki jadwal kapal pesiar hingga April 2023.
Beberapa minggu, dia memiliki dua kapal pesiar yang dipesan, jadi dia harus memutuskan mana yang ingin dia naiki dan membatalkan yang lain.
Tinggal di kapal pesiar secara terus-menerus bisa jadi agak mahal, apalagi jika sudah melakukannya selama 23 tahun. Sementara Mario Salcedo berhasil menabung cukup banyak selama hari-harinya sebagai pemodal perusahaan.
Meski begitu, dia masih harus bekerja hari ini untuk mendukung gaya hidupnya yang unik dan mewah. Dia mengelola portofolio investasi untuk klien pribadi, tetapi dia melakukannya dari kenyamanan dek kolam kapal pesiar, jadi dia tidak pernah mengeluh tentang hal itu.
Saat ini pun, ia menyadari bahwa daratan bukanlah tempatnya, ia mencintai lautan dan kapal pesiar dan akan hidup untuk itu selama sisa hidupnya.
“Saya sangat terbiasa berada di kapal sehingga terasa lebih nyaman bagi saya daripada berada di darat,” tutup Salcado. (adg/beq)





