Surabaya (beritajatim.com) – Bermain lebih berhati-hati dan bertahan, Persebaya di babak pertama belum bisa mencetak gol atas Persiraja Banda Aceh di laga lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (19/2/2022) di Bali.
Permainan Persebaya berbeda dengan biasanya. Tim asal Kota Pahlawan ini lebih bermain bertahan. Pelatih Persebaya Aji Santoso lebih mengantsipasi permainan untuk tidak melakukakan kesalahan seperti di beberapa pertandingan sebelumnya, mengingat empa kali Persebaya gagal meraih kemenangan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Hingga babak pertama berakhir, Persebaya dan Persiraja Banda Aceh tak bisa mengubah skor. Hasil 0-0 bertahan di babak pertama. Memasuki babak kedua, permainan Persebaya sedikit terbuka dengan beberapa serangan ke Persiraja Banda Aceh.
Beruntung di menit ke 62 Persebaya mendapatkan hadiah tendangan penalti. Itu setelah pemain Persebaya Supriadi dijatuhkan oleh kiper Persiraja di kotak terlarang. Bruno Moreira yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menjebloskan si kulit bundar ke gawang Persiraja. Skor berubah 1-0 untuk tim Bajul Ijo.
Unggul di menit pertama babak kedua, Aji Santoso mulai merotasi para pemainnya. Dua pemain diganti di menit ke 63. Supriadi digantikan Taise Maruka dan Ady Setiawan digantikan Koko Ari. Persebaya terus menyerang, meski kerap gagal.
Di menit ke 80, Samsul Arief ditarik keluar digantikan oleh Arsenio Valpoort dan Muhamad Hidayat yang sebelumnya mendapat kartu kuning digantikan Alwi Slamat. Kemudian kapten Arif Satria diganti oleh Syaifuddin di menit ke 85.
Pertahanan Persebaya di laga melawan Persiraja benar-benar kokoh. Terbukti hingga tambahan waktu lima menit, kemenangan Persebaya tak bergeser. Hingga peluit selesainya pertandingan dibunyikan, skor tetap 1-0 untuk Persebaya. [way/suf]






