Surabaya (beritajatim.com) – Kebobolan di menit akhir selalu menjadi permasalahan Persebaya untuk meraih poin penuh dan gagal meraih kemenangan di beberapa pertandingan BRI Liga 1.
Kasus ini kembali terulang dimana pemain belakang Persebaya harus merelakan satu gol kepada Persija Jakarta, Senin (14/2/2022).
Aji Santoso, Pelatih Persebaya mengatakan jika permainan selama 95 menit ini cukup bagus, Tim besutannya bisa mengejar ketertinggalan di awal bahkan unggul hingga di babak kedua.
Namun sayang kenapa kesalahan di menit akhir kembali terjadi tim asal Surabaya ini justru melakukan pelanggaran yang menguntungkan tim lawan mendapatkan tendangan pinalti, para pemain belakang bajol ijo kurang bersabar.
“Sebenarnya permainan sudah cukup bagus, namun saya kecewa pada gol kedua dan terutama ketiga tim lawan dapat pinalti. memang saya akui pemain belakang kami kurang sabar dan terlalu meremehkan lawan,”ungkap Aji, Senin (14/2/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bri-liga-1”]
Lebih lanjut, untuk ke empat kalinya Persebaya gagal mencuri kemenangan. Satu kekelahan dan tiga hasil seri dalam empat pertandingan belakangan ini, tentu ini membuat pelatih asal Malang ini kecewa karena Persebaya digadang-gadang bisa bertahan di lima besar puncak klasmen.
“Saya sayang sama hasil draw malam ini, otomatis hasil yang tidak sesuai harapan. Tentu harapan saya berpeluang masuk ke jalur juara hilang,”ungkap Aji.
Kekecewaan juga dirasakan Samsul Arif, kesalahan permainan yang dilakukan pemain menjadi salah satu faktor hasil kurang baik melawan Persija jakarta.
“ini kesalahan kita sendiri, awal bisa unggul 3-1 dengan bermain melawan 10 pemain namun hasilnya diluar dugaan,”tutupnya. [way/ted]






