Banyuwangi (beritajatim.com) – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur wilayah Kabupaten Banyuwangi bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas melakukan vaksinasi serentak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Sasarannya adalah mereka yang akan mendapatkan dosis ketiga atau booster dan anak-anak.
“Kami dari Badan Intelijen Negara sesuai dengan perintah yang di percayakan kepada kami agar melakukan pendampingan serta mendorong pemerintah daerah untuk melakukan Vaksinasi , hal tersebut merupakan upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19, terutama terhadap pelajar,” ujar salah satu personel BIN di Banyuwangi, Senin (14/2/2022).
Menurutnya, vaksinasi menjadi kegiatan yang terus digalakkan. Selain langkah protokol kesehatan 5 M yang juga tak boleh kendor dilakukan.
Sesuai dengan instruksi Bupati Banyuwangi bahwa setiap Puskesmas wajib membuka tempat vaksinasi minimal 5 titik di setiap wilayah Puskesmas. Tujuannya, untuk mempermudah masyarakat memperoleh vaksinasi sebagai jaminan kesehatan terhadap masyarakat.
“Kami bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk terus menggalakkan vaksin demi tercapainya target vaksinasi di Banyuwangi,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”banyuwangi”]
Salah seorang siswa mengaku bangga mendapatkan suntikan vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi memberikan perlindungan bagi dirinya dan sekitarnya dari serangan Covid-19.
“Saya bangga sudah di Vaksin. Karena vaksin menjaga kita dari Covid-19,” tutur Dina salah seorang siswi.
Sementara itu, saat ini data vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Banyuwangi sudah memasuki dosis 2. Diharapkan dengan vaksinasi ini, penyebaran Covid 19 terhadap anak dapat di antisipasi, sehingga tidak mengganggu peroses belajar mengajar. [rin/but]






