Surabaya (beritajatim.com) – BetVictor bersama dengan departemen Biomedis Universitas Leeds menganalisis 25 penggemar Leeds United di tiga laga utama musim Championship musim 2018/19. Total, 25 penggemar sepak bola dianalisis untuk menemukan efek kesehatan dari menonton sepak bola secara langsung. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok peserta: Fans Leeds dengan usia 0-10 tahun, 20-30 tahun dan 40 tahun keatas.
Kelompok ini lalu dipantau secara fisiologis dan psikologis di pertandingan melawan Brentford (dalam sebuah ruangan penelitian) dan dua pertandingan semifinal playoff melawan Derby (di stadion). Penelitian tersebut lantas melakukan pemantauan terhadap tiga faktor kunci sebagai bagian dari hal yang diteliti, yaitu; detak jantung, tekanan darah, dan mood.
Tekanan darah diambil saat beberapa hari sebelum pertandingan untuk mendapat penilaian dasar, lalu beberapa saat jelang pertandingan, pada babak pertama dan setelah peluit akhir pertandingan. Andrea Utley, Reader in Motor Control and Development dari University of Leeds menerangkan jika para penggemar sangat antusias dengan permainan tim. “Saat penggemar antusias, detak jantung mereka meningkat selama pertandingan.” ungkap Utley.
Peserta lantas disajikan survei pada mood mereka dan diwawancarai setelah setiap pertandingan untuk menjadi bagian dari analisis psikologis. Hasil dari penelitian berupa, reaksi eustress (stres positif) dari peningkatan denyut jantung, hal ini mirip dengan latihan kardiovaskular ringan yang bermanfaat untuk kesehatan.
Selain itu, menyaksikan tim menang juga dapat menurunkan tekanan darah. Secara psikologis, kemenangan tim menghasilkan bukti jika mood baik partisipan selama 24 jam, sementara kekalahan menyebabkan mood rendah dalam durasi yang lama.
Studi ini mengungkapkan bahwa penggemar sepak bola memiliki kecenderungan kecanduan yang tinggi pada kemenangan. Jika dibanding dengan penelitian di dalam ruangan, menonton sepak bola langsung di stadion meningkatkan detak jantung partisipan sebesar 11%.
Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kesehatan mental tergantung dari klub yang didukung. Karena semakin sering klub favorit Anda menang, semakin sehat. Sebaliknya, semakin sering mereka kalah semakin stres. (dan/ian)






