Pasuruan (beritajatim.com) – Sesosok wanita ditemukan tewas tersangkut pohon Pinus di Petak 26, A1, Blok Air terjun Coban Waru, Dusun Taman, Desa Kayukebek Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Senin (7/2/2022). Perempuan tanpa busana ini diduga korban hanyut arus longsor, pada Minggu (6/2/2022) kemarin.
Menurut keterangan warga setempat, korban berinisial AS adalah warga Dusun Kletak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Korban ditemukan oleh warga saat hendak melintas di aliran sungai Coban Waru.
“Korban yang terseret arus longsor berhasil ditemukan. Korban ditemukan warga sekitar yang tersangkut pohon Pinus dialiran sungai Coban Waru,” ujar Kapolsek Nongkojajar AKP Kusmani.
[berita-terkait number=”5″ tag=”longsor”]
Sebelumnya korban AS beserta suaminya sedang berteduh digubuk lahan yang sedang digarapnya. Karena kondisi cuaca hujan deras disertai petir, tetiba terjadi longsor di tempat berteduh korban.
Suami korban berhasil diselamatkan oleh warga, namun korban AS tidak bisa diselamatkan. Sehingga istri terbawa arus yang menuju saluran air yang sangat deras.
Saat ini korban sudah dibawa ke puskesmas Nongkojajar dan akan disemayamkan di rumah duka. Namun, keluarga korban enggan melakukan otopsi, dikarenakan korban hanyut terkena banjir bukan karena akibat orang lain.
“Saat ini korban sudah dievakuasi di puskesmas Nongkojajar dan akan disemayamkan di rumah duka. Keluarga korban tidak mau dilakukan otopsi, karena korban meninggal karena banjir bukan dibunuh orang,” ujar Kusmani. (ada/kun)






