Pamekasan (beritajatim.com) – Salah satu anggota DPR RI Dapil XI Madura, Achmad Baidowi meninjau langsung realisasi hibah aset program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di RT/RW 01/06 Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Minggu (30/1/2022) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Baidowi didampingi anggota DPRD Pamekasan, Masykur Rasid bersama Lurah Kowel, Zainal Mistuki Aririn, serta sejumlah perangkat kelurahan hingga pelaksana program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.
“Dalam kesempatan ini kami melaksanakan tugas konstitusional sebagai anggota DPR, yakni pengawasan. Salah satunya dengan mendatangi langsung program KOTAKU di Pamekasan, tepatnya di RT/RW 01/06 Kelurahan Kosek,” kata Achmad Baidowi kepada sejumlah wartawan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-Pamekasan”]
Politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Balek) DPR RI, juga menyampaikan jika terdapat program serupa di kabupaten Pamekasan. “Untuk program ini sebenarnya ada di beberapa titik di Pamekasan, salah satunya di Kelurahan Kowel,” ungkapnya.
“Program ini berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan pada akhir 2020 lalu, selanjutnya diajukan pada akhir 2021. Dan Alhamdulillah pengerjaannya sudah selesai,” sambung politisi yang merupakan alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan.
Program KOTAKU merupakan satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya PUPR Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia, serta mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.
“Pogram KOTAKU ini bertujuan untuk peningkatan infrastruktur di kota, khususnya di daerah-daerah yang termasuk kategori kumuh dan ditingkatkan sarana dan prasarananya. Karena Kelurahan itu tidak ada alokasi dana desa, sehingga langsung ditangani oleh pusat melalui dana yang dimasukkan di Kementerian PUPR,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-pamekasan”]
Bahkan ia menyampaikan jika proses pengerjaan juga cukup baik, sehingga diharapkan dapat menjadi rekomendasi untuk program selanjutnya. “Terima kasih kepada saudara kami, H Masykur Rasid, karena berkat beliau lah kami menemukan titik ini (program KOTAKU). Hal ini menandakan ada sinergi antara DPR RI dan DPRD,” tegasnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku senang dan bangga atas peran dan partisipasi langsung dari masyarakat setempat. Salah satunya dapat dilihat dari pemasangan lampu yang menggunakan model swadaya, di mana masyarakat secara sukarela menggunakan listrik pribadi sebagai penerang jalan.
“Spirit gotong royong masyarakat di Kelurahan Kowel ini sangat luar biasa, timbul kesadaran masyarakat bahwa infrastruktur dibantu oleh negara dan masyarakat disini berbagi dalam berkontribusi menyediakan aliran listriknya. Hal ini sungguh luar biasa,” pungkasnya. [pin/ted]






