Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai makhluk mamalia, manusia memiliki pertumbuhan rambut pada berbagai area. Mulai dari kepala, tangan, kaki, hingga area tertutup seperti ketiak dan kemaluan.
Beberapa yang menjadi pertanyaan hingga perdebatan adalah mengenai rambut kemaluan. Secara umum, rambut kemaluan merupakan bagian tubuh yang memang jarang diperhatikan meskipun ini sesuatu yang vital karena berdekatan dengan organ intim.
Sesuatu yang perlu kita ketahui adalah rambut kemaluan sebenarnya tidak tumbuh tanpa membawa manfaat. Rambut kemaluan yang tumbuh adalah tanda pubertas sebagian orang.
Ketika masa pubertas merupakan fase dewasa secara seksual dan fluktuasi hormon sehingga menyebabkan perubahan fisik sebagai contoh pertumbuhan rambut ada bagian tertentu.
Tidak beda jauh dengan rambut lain di tubuh, rambut kemaluan memiliki fungsi melindungi daerah intim. Faktanya inilah empat fungsi rambut kemaluan.
Rambut Kemaluan Untuk Bantalan
Tanpa disadari kulit pada sekitar daerah intim ternyata memiliki sensitivitas tinggi terhadap gesekan. Maka dari itu, rambut kemaluan berfungsi sebagai bantalan yang berperan melindungi kulit dari gesekan aktivitas seksual atau ketika olahraga.
Menjaga organ intim
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, rambut yang tumbuh di bagian tubuh lain memiliki fungsi yang sama dengan rambut kemaluan untuk melindungi organ intim. Khususnya rambut kemaluan berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran ke dalam vagina.
Perlindungan ekstra dalam menjaga kelembaban
Selain berbagai fungsi tadi, rambut kemaluan berperan untuk menjaga kelembaban. Faktanya, rambut kemaluan mampu membuat daerah intim tetap hangat, sehingga mikroorganisme baik bisa bertahan hidup dan organ intim tetap terjaga kebersihannya.
Memberikan Daya pikat
Rambut kemaluan biasanya berkaitan dengan feromon, atau zat kimia yang diproduksi tubuh sehingga menimbulkan daya pikat terhadap pasangan.
Bahkan ada teori lain yang mengatakan jika feromon terjebak di rambut kemaluan sehingga bau dari rambut kemaluan mampu memikat pasangan secara seksual.
Walaupun begitu, ada yang berpendapat jika rambut kemaluan lebih baik dicukur dengan berbagai alasan mulai dari karena alasan kesehatan, hingga mitos tentang kesehatan seksual.
Memang tidak ada larangan untuk mencukur rambut kemaluan. Hanya saja yang terpenting adalah menjaga kebersihan daerah intim supaya mencegah dari berbagai penyakit. (PRD/ian)






