Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC optimistis dapat mengakhiri hasil minor saat kontra PSIS Semarang, pada laga pekan ke-21 BRI Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, Jum’at (28/1/2022) besok.
“Kami memiliki jeda waktu yang cukup panjang dari pertandingan sebelumnya, sehingga bisa melakukan berbagai persiapan untuk pertandingan besok,” kata Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes saat Pre Match Conference Virtual, Kamis (27/1/2022).
Selain itu juru taktik asal Brasil, juga sangat yakin anak asuhnya dapat mengatasi tim berjuluk Mahesa Jenar, sekalipun secara peringkat tim asal Semarang, lebih baik dari Laskar Sape Kerrab. “Jadi bukan kali pertama Madura United melawan tim papan atas,” ungkapnya.
“Sebelumnya kita sudah menghadapi PSM Makassar, Bhayangkara FC dan PSS Sleman, semuanya merupakan tim papan atas. Tapi dari pertandingan itu kita selalu bekerja keras dan bermain bagus, sekalipun belum mendapatkan hasil maksimal,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”madura-united”]
Hal senada juga disampaikan Penyerang Madura United, Renan Silva yang cukup optimistis dapat memberikan hasil terbaik bagi tim. “Sejak gabung dengan tim dan menjalani laga, semuanya berjalan bagus dan menunjukkan progres yang baik di setiap pertandingan,” ungkap Renan Silva.
“Maka dari itu, kami akan bekerja keras dan bermain maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi tim, sehingga kita bisa keluar dari pertandingan ini dengan hasil yang positif, yakni memenangkan pertandingan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Madura United berada di posisi 13 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan raihan 22 poin. Posisi tersebut tidak lepas dari hasil 5 kali menang, 7 kali imbang dan 8 kali kalah dari 20 laga yang dijalani.
Berbeda dengan calon lawan yang akan dihadapi, yakni PSIS Semarang yang berada di posisi 7 klasemen sementara. Hal tersebut berkat hasil 8 kali menang, 7 kali imbang serta 5 kali kalah dari 20 laga berbeda dengan total raihan 31 poin. [pin/ted]






