Surabaya (beritajatim.com) – Mencuci tangan dengan sabun sangat penting, baik saat kondisi pandemi ataupun saat pandemi sudah mereda. Pada saat pandemi, orang lebih sering mencuci tangan, sehingga memilih sabun untuk cuci tangan jadi hal penting.
Bagi sebagian orang, terutama yang kulitnya sensitif, dengan peningkatan frekuensi cuci tangan dapat menyebabkan iritasi. Hal ini karena sebagian sabun mengandung bahan yang dapat memicu dermatitis.
Dermatitis adalah peradangan kulit yang diakibatkan kontak langsung dengan zat tertentu. Kulit dapat menjadi kering, kemerahan, terasa gatal-gatal, hingga bisa mengelupas. Oleh sebab itu, harus cukup selektif memilih sabun cuci tangan.
Berikut 3 tips memilih sabun tangan yang tepat agar tidak terjadi masalah pada kulit kita.
Cek kandungan pelembap pada sabun tangan
Pertama Anda harus bisa memastikan dengan mengecek apakah ada kandungan pelembap, seperti minyak kelapa, lidah buaya, minyak tumbuh-timbuhan, shea butter, cocoa butter, protein susu, vitamin E, atau gliserin.
Jika kulit Anda sensitif pada salah satu kandungan itu, sebaiknya coba cari opsi sabun cuci tangan yang lain. Pengecekan ini juga untuk mengetahui kandungan yang sesuai dengan kebutuhan Anda saat mencuci tangan.
Gunakan sabun tangan anti bakteri
Selama kita belum lepas dari pandemi, sabun antibakteri menjadi pilihan yang lebih bijak. Sabun bertanda antibakteri punya kandungan zat pembunuh kuman tambahan, seperti benzalkonium klorida, benzethonium klorida, dan kloroxilenol.
Anda harus memastikan tanda antibakteri pada sabun cuci agar lebih aman untuk membunuh segala jenis bakter, terutama virus covid-19.
Cek kandungan surfaktan
Surfaktan dikenal juga dengan SLS (sodium lauryl sulfate) atau SLES (sodium laureth sulfate). Surfaktan merupakan bahan yang berfungsi memberi perangkap pada kotoran. Surfaktan juga bisa memudahkan untuk melepas kotoran yang menempel pada permukaan kulit.
Sesuaikan dengan rentan usia
Hal ini berlaku pada keluarga dengan anggota keluarga yang beragam. Mulai dari balita, anak-anak, orang dewasa sampai lansia. Tentu jenis sabun yang digunakan pada setiap rentan usia harus berbeda-beda.
Demi menyiasati kerentanan kulit dari setiap rentang usia, tak ada salahnya jika memakai sabun cuci tangan yang pas digunakan oleh setiap rentan usia.
Perhatikan dengan bijak beberapa pertimbang tersebut, tujuannya agar Anda dan keluarga lebih aman dari ancaman virus. Selain itu, bagi Anda yang punya masalah sensitifitas pada kulit, sebaiknya konsultasikan dengan dokter ahli. (dan/ian)






