Malang(beritajatim.com) – Shanaya Resort Malang resmi dibuka pada Jumat, (21/1/2022) kemarin. Unit bisnis penginapan yang dimiliki sepenuhnya oleh CapitaLand Investment Limited, The Ascott Limited (Ascott) ini hadir dengan konsep hunian Javanis Tradisional. Menyuguhkan pemandangan alam serta suasana tradisional Jawa yang khas dengan tetap mengedepankan kearifan lokal budaya tanah air.
“Kita butuh paradise untuk diri kita, tempatnya beda dengan hotel-hotel sebelumnya nah kita banyak menawarkan privasi. Ini cukup berbeda karena kita tawarkan konsep alam yang semi outdor dan berbagai macam aktivitas bisa dilakukan disini,” kata General Manager Shanaya Resort Malang, Rendy Christian, Sabtu, (22/1/2022).
Shanaya Resort berada di Jalan Raya Ngijo, Karangploso Malang. Shanaya Resort Malang memiliki total 56 Villa dengan empat tipe yaitu; Kertanegara Villa, Singhasari Villa, Shanaya Royal Villa dan Glamping. Semua tipe menghadirkan pemandangan perbukitan yang sangat luar biasa indahnya. Setiap villa dilengkapi dengan tempat tidur yang sangat nyaman, TV LED, AC, hair dryer, mesin pembuat kopi dan teh, safe deposit box serta koneksi Wifi berkecepatan tinggi.
Shanaya Resort Malang juga dilengkapi oleh beberapa fasilitas lainnya seperti, kolam renang untuk dewasa, anak-anak, jogging track, koneksi Wi-Fi di semua area, dan memiliki 5 ruangan meeting dengan kapasitas maksimal 150 pax.
Para tamu juga dapat menikmati masakan Asia dan Internasional di Anusapati Restaurant yang buka hingga pukul 22.00 WIB atau hanya sekedar bersantai sambil menikmati pemandangan spektakuler di Anusapati Garden.
“Shanaya Resort Malang merupakan resort mid-scale yang menawarkan gaya hidup premium dengan panorama pegunungan di kawasan perbukitan yang masih alami, asri, dan masih banyak ruang terbuka, serta akses yang nyaman dan mudah dijangkau. Sangat tepat bagi para tamu dengan tujuan bisnis dan liburan untuk bisa sejenak menyegarkan pikiran dari padatnya aktivitas,” ujar Rendy.

Sementara itu, General Manager Cluster Jawa Timur dan Jawa Tengah Stylianos Koureas mengatakan, alasan membuka Shanaya Resort di tengah pandemi Covid-19 karena mereka menangkap peluang wisatawan yang tidak berlibur ke luar negeri. Wisatawan banyak yang memilih Malang dan Kota Batu sebagai tujuan wisata. Peluang inilah yang mereka tangkap.
“Kenapa kita buka saat pandemi, karena pandemik ini mungkin 2 sampai 3 tahun kemudian selesai. Kita tidak bisa berhenti begitu saja karena orang-orang yidak bisa ke luar negeri banyak yang berlibur ke dalam negeri. Nah kita tangkap momen itu untuk membuka unit usaha baru ini,” tutur Stylianos Koureas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”shanaya-resort-malang”]
Stylianos Koureas mengatakan, Shanaya Resort Malang memiliki pelayanan berkualitas tinggi yang dapat memanjakan kebutuhan pelancong bisnis maupun liburan. Mereka berharap kehadiran Shanaya Resort Malang dapat memberikan dampak positif bagi industri perhotelan di kota Malang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak yang baik pada sektor bisnis di sekitar hotel.
Dia yakin Shanaya Resort dapat bersaing dengan hotel lain yang sudah ada. Sebab, mereka memiliki konsep yang unik. Menawarkan suasana alam yang asri dan tenang. Lokasinya cukup strategis nyaris tidak terdengar bising kendaraan karena vila dan gampling berada dilokasi yang sunyi.
“Karena kita beda, kenapa karena kita tinggal (menginap) disini untuk kedamaian. Tidak mau banyak kendaraan tidak bising. Kita disini di cukup unik dan rileks kita tidak mau di dalam Kota Malang kita tidak mau di Kota Batu karena sudah banyak resort. Jadi kita pilih lokasi ini, bisa dilihat kita dari depan (pintu masuk) sampai belakang itu paradise,” tandas Stylianos Koureas. (luc/ted)






