Mojokerto (beritajatim.com) – Selain minyak goreng, dari aplikasi siskaperbapo.jatimprov.go.id, harga kedelai lokal di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Mojokerto per tanggal 21 Januari 2022 sebesar Rp10.325 per kg. Padahal ideal harga kedelai antara Rp7,5 ribu sampai Rp8 ribu per kg.
“Kedelai yang sempat dikeluhkan kemarin, itu kan permasalahannya kan kedelai impor sehingga kurs nya mengikuti dollar. Ketika nilai dollarnya tinggi, otomatis tinggi,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah.
Menurutnya, idealnya harga kedelai antara Rp7,5 ribu sampai Rp8 ribu per kg. Di pengrajin tahu goreng, harga kedelai mencapai Rp10,5 per kg sehingga para pengrajin tahu goreng berat karena mahalnya bahan baku kedelai. Saat produksi, para pengrajin tahu goreng kesulitan menjual.
“Kalau mengurangi ukuran, sudah kecil. Dikecilkan gimana lagi? Realisasi dua opsi kemarin, terkait jasa angkut transportasi itu kembali ke pengrajin itu sendiri. Karena pengrajin punya langgan untuk beli kedelai nya itu. Kalau dikoordinasikan oleh Pemkab harus ada juragan, nanti dibantu Pemkab,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Opsi tersebut sudah disampaikan ke pengrajin tahu goreng di Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, pihak Kepala Desa (Kades) Tambak Agung menjembatani antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dengan pengrajin tahu goreng lantaran Kades juga merupakan juragan.
“Pak Kades menawarkan ambil kedelai di Pak Kades karena Pak Kades ini punya DO di Tanjung Perak. Nanti akan dibantu Pemkab untuk jasa angkut, itu mengurangi paling tidak harga kedelai bisa dijual dengan harga Rp10 ribu. Meskipun masih tinggi daripada nambahi Rp500,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya belum mengecek terkait opsi pertama yang ditawarkan Pemkab Mojokerto kepada para pengrajin tahu goreng. Sementara untuk opsi kedua yakni pemasaran namun yang menjadi masalah adalah produksi tahu goreng tersebut hanya tahu goreng. Tidak ada produk lain.
“Kurang inovasi. Misalnya dibentuk produk lain, perlu ada inovasi. Nantinya akan kita bantu pelatihan-pelatihan, inkubasi. Selain minyak goreng, harga kedelai dan gula yang mahal. Gula pasir sekarang hampir Rp13 ribu. Untuk cabe dan telur sudah turun, aman,” tegasnya. [tin/ted]






