Malang (beritajatim.com) – Satuan Reserse Kriminal Polres Malang memastikan penyebab kebakaran pasar Bululawang adalah api yang muncul pertama dari studio cetak foto yang ada di sisi selatan pasar. Hal itu disampaikan Kepala Satreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi, Rabu (19/1/2022).
Kata Donny, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran di Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang terjadi beberapa hari lalu.
Dalam penyelidikan yang digelar pada Selasa (18/1/2022), tim Labfor Polda Jawa Timur menemukan indikasi dugaan sumber api berasal dari kios percetakan foto yang terletak di sisi kanan pasar. “Dugaan sementara akibat konsleting listrik di kios percetakan foto tersebut,” ungkap Dony.
Barang bukti berupa kabel dan abu sisa kebakaran sudah dibawa oleh tim Labfor Polda Jawa Timur untuk dilakukan pengujian. Selanjutnya hasil uji tersebut akan dilaporkan ke Polres Malang setidaknya dalam satu pekan ke depan. “Kita tunggu saja hasilnya bagaimana satu pekan ke depan,” ujarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
Selama masa pengujian barang bukti tersebut, pihak kepolisian belum dapat mengambil kesimpulan apakah ada unsur kelalaian atas peristiwa kebakaran yang yang menghanguskan 51 kios tersebut. Sementara jumlah kerusakan berat akibat kebakaran sebanyak 32 kios.
“Dalam penyelidikan itu tim Labfor Polda Jawa Timur telah memeriksa sebanyak 5 orang saksi. Kelima saksi tersebut meliputi saksi mata dari warga sekitar, petugas piket Polsek Bululawang, dan pemilik kios percetakan foto,” sambungnya.
Apabila nantinya dari hasil penyelidikan dan pengujian barang bukti ditengarai adanya kelalaian atas peristiwa tersebut, maka tersangka akan dijerat hukum. “Hukum yang mengatur tentang kelalaian yang mengakibatkan kebakaran yakni pasal 188 KUHP,” pungkas Dony. [yog/suf]






