Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan menyiapkan Rp66,5 miliar untuk belanja tidak terduga (BTT). Anggaran itu naik sepuluh persen dari dana BTT tahun kemarin.
Kepala Badan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Magetan Elmy Kurniarto Widodo mengungkapkan itu sudah sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat.
”Kami siapkan sejumlah itu dengan asumsi kejadian dan kondisi Covid-19 sama seperti tahun 2021. Yakni kemungkinan adanya gelombang kasus yang tinggi. Berikut, dengan kemungkinan penambahan belanja alat dan obat untuk penanganan pasien Covid-19,” terang Elmy, Rabu (5/1/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-magetan”]
Mantan kepala dinas perumahan dan permukiman itu merinci keperluan yabg bisa didanai menggunakan BTT yakni belanja alat, pembayaran insentif nakes daerah, pembukaan ruang perawatan seperti RS darurat dan kemungkinan lainnya.
”Untuk dana ini karena prosesnya bisa cepat, kami akan gunakan juga gunakan untuk pembelian obat-obatan yang mungkin tidak bisa dibeli dengan cara reguler,” katanya.
Selebihnya, juga pihaknya juga bakal memfokuskan untuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Utamanya pada kemungkinan adanya varian baru yang bisa merebak sewaktu-waktu.
”Termasuk dana ini nanti digunakan untuk persiapan vaksin booster bagi masyarakat. Tapi, belum ada petunjuk resminya bagaimana. Yang jelas persiapannya sudah ada,” kata Elmy. (fiq/ted)






