Pasuruan (beritajatim.com) – Banyaknya bangunan villa di wilayah Prigen Pasuruan mengakibatkan banyak terjadi longsor. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya longsor di malam tahun baru di jalan Sedap Malam, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada, Jumat siang (01/12/2021).
Fitro selaku pengurus paguyuban villa di Prigen Pasuruan, sempat menyurati pihak-pihak terkait. Hal ini dilakukannya karena menghindari adanya longsor.
“Kami sudah menyurati kepada Camat hingga Bupati agar tidak ada lagi yang membangun bangunan semacam villa. Hal ini merupakan tindakan kami guna mengantisipasi adanya longsor yang akan terjadi,” ujar Fitro saat ditemui dikediamannya, Senin (03/01/2022).
Fitro juga mengatakan pembangunan yang tidak sesuai dengan tatanan, akan berdampak kepada warga saat terjadi longsor. Sehingga dengan surat yang diedarkan tersebut diharapakan menjadi perhatian pemerintah Kabupaten, khususnya Pasuruan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-prigen”]
Senada dengan itu Samaji, Lurah Prigen juga mengatakan, bahwa pihaknya akan menindak tegas pembangunan yang akan menimbulkan longsor. Hal ini juga dilakukannya guna melindungi warganya.
“Saya akan menindak tegas perusahaan yang mendirikan bangunan. Apalagi bangunan tersebut akan menimbulkan longsor,” ujar Samaji.
Sumaji juga mengatakan bangunan, permanen seperti Surya Inti Permata itu juga akan berpotensi menimbulkan longsor. Dikarenakan bangunan tersebut berada di atas resapan air.
“Bangunan PT Surya Inti Permata itu juga bahaya, karena ada diatas resapan air. Mangkannya warga disitu sempat protes beberapa kali,” ujar Sumaji. (ada/ted)






