Gresik (beritajatim.com)- Naas dialami Abdul Aziz (41) warga asal Bandar Lampung. Gara-gara kepergok mencuri motor milik mahasiswa di Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, pelaku malah babak belur dihajar warga.
Peristiwa ini bermula saat Abdul Aziz mengincar motor Honda Vario W 6691 CE milik mahasiswa yang bernama M. Ishom Hadhiq (19) warga Desa Palebon, Kecamatan Duduk Sampeyan. Pelaku yang berpura-pura membeli makanan di warung, saat kondisi warung sepi, dia langsung beraksi. Saat itu, pelaku mengambil motor korban.
[berita-terkait number=”5″ tag=”curanmor”]
“Saat mencuri motor milik korban yang masih dalam kondisi terkunci stir. Korban tidak sadar jika menjadi korban percobaan curanmor saat berada di warung,” ujar Kapolsek Duduksampeyan, AKP Bambang, Minggu (2/1/2022).
Pencurian yang dilakukan oleh pelaku kepergok Suwarni (45) asal Desa Donoyo, Kecamatan Deket, Lamongan. Suwarni berupaya menarik motor yang sudah dinaiki pelaku. Akibat upaya saksi tersebut, pelaku tidak bisa menguasai stirnya.
“Pelaku akhirnya menabrak pohon sehingga terjatuh. Dia masih berupaya kabur dengan berusaha memanjat truk yang sedang melintas di jalan raya, namun tidak berhasil. Sehingga, pelaku diamuk massa sampai babak belur,” kata Bambang.
Beruntung nyawa pelaku masih tertolong, karena petugas dari Polsek Duduksampeyan tiba di lokasi untuk meredam amarah warga. Abdul Azis langsung dikeler ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku harus mendapatkan perawatan intensif karena babak belur dan saat ini sudah kami tahan di Polsek Duduksampeyan,” pungkas Bambang. [dny/suf]






