Gresik (beritajatim.com) – Pekerja proyek pelabuhan di kawasan Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar, Gresik menemukan mortir yang masih aktif peninggalan jaman penjajahan Belanda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mortir tersebut ditemukan oleh salah satu pekerja proyek. Selanjutnya, penemuan ini dilaporkan ke Polsek Manyar.
Kapolsek Manyar AKP Windu membenarkan adanya penemuan mortir lalu dilaporkan ke tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. “Yang menemukan pekerja proyek bernama Agus Tarwani saat melakukan pengencangan tanah, atau stone kolom di proyek Freeport di pelabuhan,” tuturnya, Rabu (28/12/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”JIIPE”]
Windu menambahkan, mortir yang diduga peninggalan Belanda itu sudah diamankan oleh tim Gegana Brimob Polda Jatim. Kemudian dipasang garis polisi agar warga tidak mendekat. “Penemuan mortir tersebut sudah diledakkan di lokasi pelabuhan dengan dicarikan tempat yang aman,” imbuhnya.
Ada lima anggota Gegana Satbrimob Polda Jatim yang dipimpin oleh Kepala Tim Jihandak Brimob Tandes Surabaya, Aiptu Agus melakukan peledakan mortir tersebut. “Peledakan mortir yang berjumlah satu buah itu dilakukan dilokasi kawasan JIIPE dengan cara digali satu meter. Kemudian diledakan dan situasi aman terkendali tanpa ada kendala,” pungkas Windu. [dny/kun]






