Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan menggelar latihan uji tanding bersama tim Lamongan FC di Stadion Surajaya, Sabtu (25/12/2021). Latihan ini dimaksudkan untuk mematangkan persiapan tim pada putaran kedua BRI Liga 1 yang bakal bergulir.
Meski hanya tampil dengan pemain lokalnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir berhasil unggul atas Lamongan FC dengan skor 2-0 dalam laga 2 kali 45 menit tersebut. Diketahui, 3 pemain asing Persela, yakni Ivan Carlos, Demerson Bruno Costa dan Guilherme Felipe de Castro (Batata) sedang libur untuk merayakan Natal.
Pelatih Persela, Jafri Sastra mengungkapkan, latihan uji tanding ini merupakan penutup program latihan pada pekan ini. Dari latihan ini, ia mengaku, ingin melihat progres individu pemain setelah menjalani latihan selama sepekan terakhir.
Menurut pelatih berusia 56 tahun ini, penampilan Persela masih belum sesuai harapan. Sehingga masih banyak PR yang harus dikerjakan dan diselesaikan agar Persela bisa lebih maksimal saat berlaga di putaran kedua Liga 1 2021/2022.
“Hari ini saya ingin melihat secara individual, baik itu aspek teknisnya maupun fisiknya. Dari game pagi ini, kita masih banyak PR yang harus kita kerjakan, sehingga tim ini nanti di putaran kedua betul-betul siap dalam banyak aspek,” ujar Jafri.
Jafri juga menyebut, gaya permainan yang diperagakan oleh para anak asuhnya masih terpengaruh dengan gaya pemainan lama. Oleh sebab itu, ia berkeinginan, permainan Persela bisa lebih agresif, dengan pola kombinasi umpan cepat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
“Mereka sudah lama terbentuk dengan sistem dan pola yang sama, sementara di satu sisi kita ingin ada satu perubahan. Bukan berarti yang lama itu jelek, tapi kita ingin ada perubahan, misalnya sentuhan bolanya ketika menyerang,” terangnya.
Lebih rinci, pelatih kelahiran Payakumbuh Sumatera Barat ini menjelaskan, jika selama latihan yang ia berikan, lebih memfokuskan pada pembenahan attacking play. Ia menilai, masih banyak momen yang seharusnya bisa menjadi gol tapi gagal dimanfaatkan.
Tak hanya itu, Jafri menambahkan, pihaknya juga akan membenahi defense tim. Sehingga para pemain bisa cepat beradaptasi dan skema permainannya sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Banyak momen dan peluang untuk gol, tapi timing-nya tidak tepat, nah ini harus diperbaiki lagi. Mulai Senin, tim akan kita benahi secara menyeluruh dari setiap lini, agar mereka bisa cepat beradaptasi dengan pola dan skema bermain yang kita inginkan. Kerjanya satu sama lain seperti apa, itu yang harus kita benahi lagi,” jelasnya. [riq/suf]






