Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Bangsal mengikuti Lomba Sketsa Wajah Ibu dalam rangka peringatan Hari Ibu. Selama dua jam, ribuan siswa-siswi menggambar wajah ibu mereka dengan tujuan agar mengenal sosok ibu mereka.
Ketua Panitia Pelaksana Class Meeting SMAN 1 Bangsal, Muhammad Aditya Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka kegiatan Class Meeting 2021. “Kita melaksanakan kegiatan Lomba Sketsa Wajah untuk Peringatan Hari Ibu,” ungkapnya, Rabu (22/12/2021).
Masih kata siswa kelas X1 ini, kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ibu 2021. Peringatan Hari Ibu 2021 tersebut direalisasikan menjadi sebuah kegiatan yang diikuti seluruh siswa SMAN 1 Bangsal. Sehingga sebanyak 1.260 siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti Lomba Sketsa Wajah Ibu.
“Untuk Lomba Sketsa Wajah Ibu ini, kita realisasikan ibu kita gambarkan seperti apa? Nah.. Dalam hati kita, dalam tangan kita, dalam pikiran kita itu, kita gambarkan sosok ibu yang kita miliki itu kita realisasikan dalam bentuk sketsa. Jadi kita lebih mengenal sosok ibu kita, kerutan-kerutan wajah ibu, mengenal wajah ibu,” katanya.
Dari Lomba Sketsa Wajah Ibu dalam Peringatan Hari Ibu tersebut diharapkan, agar para siswa SMAN 1 Bangsal mengenal sosok ibu mereka. Sehingga selama dua jam, para siswa diminta untuk fokus pada wajah Ibu dengan tidak menyalahkan Handphone (HP) agar tujuan tersebut tercapai.
“Jadi 2 jam, mereka fokus pada wajah Ibu mereka masing-masing. Kita berharap mereka mengenal, lebih mendalami, lebih menyayangi, lebih mencintai ibu mereka. Selain tujuan tersebut, dalam lomba ini panitia juga menyiapkan hadiah. Untuk Juara 1 sebesar Rp1 juta Juara II sebesar Rp750 ribu dan Juara III sebesar Rp500 ribu,” jelasnya.
Salah satu siswi SMAN 1 Bangsal, Vina Fauziah Kartika mengatakan, kegiatan tersebut membuatnya mengingat perjuangan seorang ibu. “Baru saja saya teringat dari masa lalu, ibu saya yang sudah memperjuangkan saya. Beliau yang melahirkan, merawat saya sampai detik ini,” tuturnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mojokerto”]
Siswi kelas XII Mipa 5 ini mengaku, bangga dengan sosok ibu yang ia miliki. Ia mengaku kesulitan menggambar sketsa wajah ibu, selain obyek yang digambar adalah segalanya juga karena media yang digunakan untuk menggambarkan. Kertas yang berukuran besar membuatnya kesulitan membuat sketsa.
Sementara itu, Ratu Maulia Ananda menambahkan, dengan diadakan Lomba Sketsa Wajah Ibu, ia bisa mengenang pesan ibu dan menjadi sekarang dengan membuat karya sketsa wajah ibu. “Mau dipajang,” tambah Juara II dalam Kejuaraan Taekwondo ‘UNHAN RI-Multisport Championship’ tahun 2021 ini. [tin/ted]






